
Banyak orang sering merasa sulit menolak permintaan orang lain meskipun sebenarnya tidak ingin melakukannya. Sikap ini sering disebut sebagai “tidak enakan”, yaitu kondisi ketika seseorang terlalu memprioritaskan perasaan orang lain hingga mengabaikan kenyamanan dirinya sendiri.
Sekilas sikap ini terlihat positif karena menunjukkan empati dan kepedulian. Namun jika dilakukan secara berlebihan, kebiasaan tidak enakan justru bisa membuat seseorang merasa tertekan, kelelahan, bahkan dimanfaatkan oleh orang lain. Oleh karena itu, penting untuk belajar mengelola sikap ini agar tetap bisa menghargai orang lain tanpa harus mengorbankan diri sendiri.
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk berhenti menjadi orang yang terlalu tidak enakan.
Langkah pertama untuk mengubah kebiasaan tidak enakan adalah menyadari bahwa kamu tidak harus selalu mengatakan “iya” pada setiap permintaan. Setiap orang memiliki batasan waktu, tenaga, dan kemampuan yang berbeda.
Menolak sesuatu bukan berarti kamu menjadi orang yang tidak peduli. Justru dengan memahami batas dirimu, kamu dapat menjaga keseimbangan antara membantu orang lain dan memenuhi kebutuhan pribadi.
Banyak orang tidak enakan karena takut menyinggung perasaan orang lain. Padahal, menolak permintaan bisa dilakukan dengan cara yang sopan dan tetap menghargai orang tersebut.
Misalnya dengan mengatakan bahwa kamu sedang memiliki prioritas lain atau tidak memiliki cukup waktu untuk membantu saat itu. Penolakan yang disampaikan dengan jelas dan santun biasanya tetap bisa diterima dengan baik.
Salah satu penyebab seseorang sulit menolak permintaan orang lain adalah karena tidak memiliki batasan yang jelas terhadap prioritas hidupnya. Oleh karena itu, penting untuk menentukan apa saja hal yang benar-benar penting bagimu.
Dengan memahami prioritas pribadi, kamu akan lebih mudah menentukan apakah suatu permintaan perlu dipenuhi atau sebaiknya ditolak.
Waktu dan energi merupakan sumber daya yang terbatas. Jika terlalu sering membantu orang lain tanpa mempertimbangkan kondisi diri sendiri, kamu bisa merasa lelah secara fisik maupun emosional.
Belajar menghargai waktu sendiri bukan berarti menjadi egois, melainkan bentuk kepedulian terhadap kesehatan mental dan keseimbangan hidup.
Sikap asertif adalah kemampuan untuk menyampaikan pendapat atau keinginan secara jujur, jelas, dan tetap menghormati orang lain. Dengan bersikap asertif, kamu dapat mengekspresikan perasaan tanpa harus merasa bersalah.
Latihan kecil seperti menyampaikan pendapat dalam diskusi atau mengungkapkan ketidaksetujuan dengan cara yang sopan dapat membantu membangun kepercayaan diri.
Baca juga artikel menarik lainnya: Rekomendasi Buku Financial Freedom
Salah satu alasan seseorang menjadi tidak enakan adalah takut dianggap tidak baik oleh orang lain. Padahal, tidak semua orang akan selalu setuju dengan keputusan yang kamu ambil.
Hal yang perlu diingat adalah kamu tidak bisa menyenangkan semua orang. Fokuslah pada menjaga hubungan yang sehat dan saling menghargai.
Perubahan tidak harus dilakukan secara drastis. Kamu bisa mulai dengan langkah kecil, misalnya menolak permintaan yang benar-benar tidak bisa dipenuhi atau meminta waktu untuk mempertimbangkan sebelum memberikan jawaban.
Seiring waktu, kebiasaan ini akan membantumu menjadi lebih percaya diri dalam menentukan pilihan.
Hubungan yang sehat seharusnya dilandasi oleh rasa saling menghargai, bukan oleh rasa terpaksa. Jika seseorang benar-benar menghargaimu, mereka akan memahami ketika kamu memiliki batasan.
Dengan menetapkan batasan yang jelas, hubungan dengan orang lain justru bisa menjadi lebih jujur dan seimbang.
Menjadi orang yang peduli terhadap orang lain adalah hal yang baik. Namun jika sikap tidak enakan dilakukan secara berlebihan, hal tersebut dapat membuat seseorang merasa terbebani dan kehilangan kendali atas hidupnya sendiri.
Dengan belajar mengenali batas diri, berani mengatakan tidak, serta menghargai waktu dan energi pribadi, kamu dapat membangun keseimbangan antara membantu orang lain dan menjaga kesejahteraan diri sendiri.
Pada akhirnya, berhenti menjadi orang yang terlalu tidak enakan bukan berarti menjadi egois, tetapi belajar menghargai diri sendiri dengan cara yang sehat dan bijak.
Selain belajar menetapkan batasan dalam kehidupan sehari-hari, mengatur aktivitas finansial juga perlu dilakukan dengan cara yang lebih praktis dan efisien. Melalui layanan BI-Fast di SimobiPlus dari Bank Sinarmas, kamu dapat melakukan transfer antarbank dengan proses yang cepat, aman, dan gratis transfer ke bank lain sebanyak 20 kali transaksi per bulan. Fitur ini membantu kamu mengirim uang kapan saja tanpa harus khawatir prosesnya lama atau biaya transfer terlalu besar.
Dengan dukungan teknologi perbankan digital, SimobiPlus menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih mudah untuk berbagai kebutuhan, mulai dari transfer dana, pembayaran tagihan, hingga pengelolaan keuangan dalam satu aplikasi. Jadi, aktivitas finansial harianmu bisa berjalan lebih lancar tanpa ribet.
Nikmati kemudahan transfer antarbank yang cepat dan praktis sekarang juga melalui layanan BI-Fast di SimobiPlus.
👉 Download juga SimobiPlus melalui link berikut dan nikmati kemudahannya.
Date Create : 09/04/2026
Maksimum nilai simpanan yang dijamin LPS
per Nasabah per bank adalah Rp2 miliar.
Untuk mengetahui tingkat suku bunga penjaminan LPS dapat dilihat di sini
© 2018 PT. Bank Sinarmas Tbk.