ARTIKEL

Hati-hati Saham Gorengan! Ini Cara Menghindarinya agar Investasi Lebih Aman

Hati-hati Saham Gorengan! Ini Cara Menghindarinya agar Investasi Lebih AmanCara Menghindari Saham Gorengan agar Investasi Lebih Aman

Saham gorengan sekilas terlihat menggiurkan karena bisa naik ratusan persen dalam waktu singkat, Tetapi di balik lonjakan harga tersebut, ada risiko besar yang dapat menggerus modal dalam sekejap. Oleh karena itu, memahami cara menghindari saham gorengan menjadi langkah penting agar investasi tetap sehat dan berkelanjutan.

Memahami Karakter Saham Gorengan Sejak Awal

Langkah pertama untuk menghindari saham gorengan adalah mengenali ciri-cirinya. Saham gorengan umumnya memiliki harga yang sangat rendah, likuiditas tidak stabil, serta pergerakan harga yang ekstrem tanpa didukung kinerja fundamental perusahaan. Kenaikan harga sering kali dipicu oleh rumor, rekomendasi grup tertentu, atau aksi bandar yang sengaja “memanaskan” saham tersebut. Ketika euforia memuncak, harga bisa tiba-tiba anjlok dan investor ritel menjadi pihak yang paling dirugikan.

1. Fokus pada Fundamental Perusahaan

Salah satu cara paling efektif untuk menghindari saham gorengan adalah dengan mempelajari fundamental perusahaan secara menyeluruh. 

Perusahaan yang sehat biasanya memiliki laporan keuangan yang transparan, pendapatan stabil, serta prospek bisnis yang jelas. Sebaliknya, saham gorengan kerap berasal dari emiten dengan kinerja keuangan lemah, laba tidak konsisten, bahkan memiliki utang besar. Dengan membiasakan diri membaca laporan keuangan dan memahami rasio dasar seperti laba, arus kas, dan tingkat utang, investor dapat meminimalkan risiko salah pilih saham.

2. Waspada terhadap Pergerakan Harga yang Tidak Wajar

Kenaikan harga saham yang terlalu cepat dan tajam patut diwaspadai, terutama jika tidak disertai dengan sentimen positif yang jelas atau laporan kinerja perusahaan. Saham gorengan sering mengalami auto reject atas berulang kali dalam waktu singkat, lalu jatuh drastis tanpa peringatan. Investor yang disiplin biasanya tidak mudah terbawa emosi melihat lonjakan harga sesaat dan lebih memilih saham dengan pergerakan yang wajar serta bertumbuh secara bertahap.

3. Hindari Mengandalkan Rumor dan Rekomendasi Instan

Di era media sosial dan grup diskusi online, rekomendasi saham tersebar dengan sangat cepat. Sayangnya, tidak semua rekomendasi tersebut didasarkan pada analisis yang kredibel. 

Saham gorengan sering dipromosikan dengan janji keuntungan besar dalam waktu singkat, disertai tekanan agar segera membeli. Investor yang bijak sebaiknya tidak mengambil keputusan hanya berdasarkan rumor, melainkan melakukan riset mandiri sebelum membeli saham apa pun.

4. Gunakan Prinsip Diversifikasi

Diversifikasi portofolio merupakan strategi penting untuk mengurangi risiko, termasuk risiko terjebak saham gorengan. Dengan menyebar investasi ke beberapa saham dari sektor berbeda, dampak kerugian dari satu saham dapat diminimalkan. Investor yang menempatkan seluruh dananya pada satu saham berisiko tinggi akan lebih rentan mengalami kerugian besar ketika harga saham tersebut jatuh.

5. Tetapkan Tujuan dan Strategi Investasi yang Jelas

Investor yang memiliki tujuan investasi jangka panjang biasanya lebih tahan terhadap godaan saham gorengan. Dengan strategi yang jelas, apakah untuk pertumbuhan jangka panjang, dividen, atau investasi defensif, investor dapat lebih selektif dalam memilih saham. Saham gorengan cenderung tidak cocok untuk strategi jangka panjang karena volatilitasnya yang tinggi dan minimnya nilai fundamental.

Baca juga artikel menarik lainnya: Mengenal Apa itu Saham dan Contohnya

6. Kendalikan Emosi dan Hindari FOMO

Rasa takut ketinggalan peluang atau fear of missing out (FOMO) sering menjadi alasan utama investor masuk ke saham gorengan. Melihat orang lain memperoleh keuntungan besar dalam waktu singkat bisa memicu keputusan impulsif. 

Padahal, investasi yang sehat membutuhkan kesabaran, kedisiplinan, dan pengendalian emosi. Dengan tetap tenang dan berpegang pada analisis, investor dapat terhindar dari jebakan saham gorengan yang merugikan.

7. Belajar dari Pengalaman dan Terus Tingkatkan Literasi

Terakhir, meningkatkan literasi keuangan dan belajar dari pengalaman, baik pribadi maupun orang lain, akan membantu investor semakin matang dalam mengambil keputusan. Pasar saham selalu menawarkan peluang, tetapi juga penuh risiko. Semakin tinggi pemahaman investor, semakin kecil kemungkinan terjebak pada saham gorengan yang hanya menguntungkan segelintir pihak.

Mengenal saham gorengan, ciri-ciri, dan risikonya adalah bekal penting bagi setiap investor, terutama pemula. Meski menawarkan potensi keuntungan cepat, saham gorengan menyimpan risiko besar yang bisa menggerus modal dalam waktu singkat.

 

Berinvestasi di pasar saham sebaiknya tidak hanya mengejar keuntungan instan, tetapi juga mempertimbangkan keamanan dan keberlanjutan. Dengan pemahaman yang tepat dan sikap disiplin, investor dapat terhindar dari jebakan saham gorengan dan membangun portofolio yang lebih sehat dalam jangka panjang.

Jika kamu ingin memperluas pilihan investasi yang lebih terstruktur dan dikelola secara profesional, reksa dana bisa menjadi solusi yang tepat. Melalui reksa dana, kamu dapat berinvestasi pada portofolio yang dikelola oleh manajer investasi berpengalaman serta diversifikasi aset yang membantu mengurangi risiko pasar, tanpa harus memilih saham satu per satu.

Bank Sinarmas menyediakan berbagai pilihan produk reksa dana yang cocok untuk berbagai tujuan finansial, mulai dari pertumbuhan modal jangka panjang hingga perencanaan masa depan. 

Dengan reksa dana, kamu tidak hanya berinvestasi dengan cara yang lebih aman, tetapi juga mendapatkan kemudahan akses dan transparansi dalam memantau perkembangan investasimu.

👉 Saatnya mulai investasi yang lebih pintar, terukur, dan aman dengan reksa dana pilihan terbaik dari Bank Sinarmas. Pelajari dan pilih produk reksa dana yang tepat di sini.

💡 Download juga SimobiPlus aplikasi mobile banking dari Bank Sinarmas di sini.

Date Create : 03/03/2026
Bagikan          
flb
logobsim
Kantor Pusat Sinar Mas Land Plaza
Jl. M.H Thamrin kav 51,
Menara 1, Lantai 1 & 2,
Jakarta 10350 - Indonesia
Bank Sinarmas CARE 1500153
(021) 501 88888 Media Sosial Kami facebook     instagram     twitter     tiktok     youtube    
PT. Bank Sinarmas Tbk. berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Maksimum nilai simpanan yang dijamin LPS
per Nasabah per bank adalah Rp2 miliar.
Untuk mengetahui tingkat suku bunga penjaminan LPS dapat dilihat di sini

Link
Sinarmas Asset Management Terbaik Investasi Reksadana
Sinarmas Sekuritas Terbaik Online Trading Investasi Saham
Bank Nano Syariah


© 2018 PT. Bank Sinarmas Tbk.