
Banyak calon pebisnis kuliner bertanya-tanya: makanan apa yang bisa dijual dan laris setiap hari? Pertanyaan ini wajar, karena bisnis makanan termasuk usaha yang tidak pernah ada matinya. Setiap orang butuh makan, dan selera orang Indonesia yang kaya akan ragam kuliner membuat peluang jualan makanan semakin terbuka lebar.
Namun, tidak semua makanan bisa laku setiap hari. Ada yang musiman, cepat membosankan, atau yang target pasarnya sempit. Supaya usaha bertahan lama, pilihlah menu yang sederhana, mudah dibuat, modal kecil, tapi memiliki permintaan tinggi setiap harinya. Berikut adalah 17 ide jualan makanan yang terbukti laris manis dan bisa jadi inspirasimu:
Hampir tidak ada orang Indonesia yang bisa menolak gorengan. Tempe mendoan, bakwan, tahu isi, pisang goreng, sampai cireng selalu jadi incaran pembeli. Modalnya kecil, bahan bakunya mudah didapat, dan cara membuatnya pun sederhana.
Biasanya, gorengan paling laku dijual sore hingga malam hari. Apalagi jika disajikan hangat dengan sambal kacang atau cabai rawit, pembeli bisa datang berulang kali. Untuk meningkatkan daya tarik, bisa juga menambahkan variasi seperti risol mayo atau tempe keju yang lebih kekinian.
Sarapan adalah waktu yang tepat untuk mencari pelanggan. Nasi uduk dan nasi kuning menjadi pilihan favorit karena praktis, mengenyangkan, dan murah. Biasanya dilengkapi dengan lauk sederhana seperti telur balado, bihun goreng, tempe orek, hingga ayam goreng.
Jika lokasi strategis, misalnya dekat kantor atau sekolah, dijamin dagangan akan cepat habis. Bahkan, banyak orang sengaja mencari nasi uduk di pagi hari karena sudah menjadi menu tradisi sarapan orang Indonesia.
Selain makanan, minuman juga bisa jadi ide jualan yang laku setiap hari. Kopi, teh, susu, hingga minuman kekinian seperti thai tea, es coklat, boba, atau es kopi susu gula aren selalu punya peminat.
Modalnya tidak terlalu besar, apalagi jika hanya membuka kedai kecil atau gerobak sederhana, Hal terpenting adalah rasa yang konsisten dan kemasan menarik. Dengan sedikit inovasi rasa dan kemasan, minuman biasa bisa naik kelas dan jadi tren kekinian.
Bakso, mie ayam, hingga mie goreng adalah menu yang hampir tidak pernah sepi peminat. Mulai dari anak kecil hingga orang dewasa, semua suka dengan menu ini. Apalagi jika dijual dengan porsi pas, harga terjangkau, dan kuah atau bumbu yang gurih.
Usaha ini memang membutuhkan modal sedikit lebih besar dibanding gorengan, tapi potensi keuntungannya juga lebih besar. Jika sudah punya pelanggan tetap, biasanya mereka akan kembali setiap minggu, bahkan setiap hari.
Kue tradisional seperti klepon, kue lapis, risoles, lemper, hingga serabi adalah makanan yang banyak dicari untuk sarapan atau camilan. Target pasarnya cukup luas, mulai dari ibu rumah tangga, pekerja, hingga anak sekolah.
Keunggulan jualan kue basah adalah bisa dititipkan di warung, kantin sekolah, atau toko kelontong. Jadi, penjual tidak selalu harus membuka lapak sendiri. Dengan sistem titip jual, modal lebih ringan dan risiko rugi lebih kecil.
Ayam geprek menjadi makanan kekinian yang tetap eksis hingga sekarang. Rasanya pedas gurih dan bisa disesuaikan tingkat kepedasannya. Menu ini sangat digemari anak muda, terutama mahasiswa dan pekerja kantoran.
Selain ayam geprek, lauk nasi lain seperti ayam goreng, ikan lele, tahu tempe, dan sambal bisa dijadikan usaha warung makan sederhana. Harga yang terjangkau dengan porsi mengenyangkan membuat warung lauk nasi hampir selalu laris setiap hari.
Jajanan manis selalu punya pasar tersendiri. Martabak mini dengan berbagai topping seperti cokelat, keju, kacang, hingga matcha atau biskuit bisa menarik perhatian anak-anak dan remaja.
Selain itu, terang bulan atau martabak manis ukuran besar juga selalu dicari, terutama di malam hari. Dengan variasi rasa dan inovasi topping kekinian, usaha ini bisa berkembang pesat.
Menu sarapan lain yang selalu jadi incaran adalah bubur ayam. Harganya terjangkau, mudah disajikan, dan cocok untuk semua kalangan. Bubur ayam biasanya paling laris di pagi hari, tapi ada juga yang menjualnya di malam hari sebagai menu makan ringan.
Jika ditambah topping lengkap seperti sate usus, telur puyuh, dan kerupuk, nilai jualnya bisa lebih tinggi.
Selain makanan siap saji, frozen food juga semakin diminati. Produk seperti sosis, nugget, bakso, atau dimsum bisa dijual online maupun offline. Keunggulannya adalah tahan lama, sehingga tidak harus habis terjual dalam sehari.
Dengan pemasaran lewat media sosial, frozen food bisa menjangkau pelanggan lebih luas. Apalagi banyak orang yang memilih stok makanan praktis di rumah untuk digoreng kapan saja.
Di cuaca panas, es krim, es lilin, atau es mambo selalu laris manis. Anak-anak biasanya menjadi pelanggan utama, tapi orang dewasa pun tidak jarang ikut membeli. Usaha ini bisa dijalankan dengan modal kecil dan mudah dipasarkan di sekitar rumah atau sekolah.
Baca juga artikel menarik lainnya: 15 Ide Usaha yang Jarang Rugi, Auto Cuan Tanpa Takut Bangkrut!
Soto adalah salah satu kuliner khas Indonesia yang hampir setiap daerah punya versinya sendiri. Ada soto ayam, soto betawi, soto lamongan, hingga coto Makassar. Rasanya segar, gurih, dan cocok dimakan kapan saja, baik pagi, siang, maupun malam.
Menjual soto bisa jadi peluang besar karena menu ini termasuk makanan berat yang menyehatkan. Kuah hangatnya sering dicari terutama di musim hujan. Variasi lauk seperti perkedel, sate usus, atau tempe goreng juga bisa menambah nilai jual. Apalagi jika rasa kuahnya kuat dan khas, pembeli biasanya akan kembali lagi keesokan harinya.
Makanan berbahan sayuran juga tidak kalah peminatnya. Pecel dengan bumbu kacang khas, nasi rames dengan aneka lauk sederhana, hingga urap-urapan adalah menu tradisional yang banyak digemari.
Usaha ini cocok dijalankan di pagi hingga siang hari karena banyak orang mencari menu sehat untuk sarapan atau makan siang. Modalnya relatif kecil karena bahan utama berupa sayuran mudah ditemukan di pasar dan harganya terjangkau. Menawarkan pilihan lauk tambahan seperti telur dadar, tempe, atau ayam bisa membuat pembeli lebih banyak pilihan.
Roti bakar, pisang bakar, atau camilan malam lainnya sering jadi buruan anak muda. Biasanya makanan ini dijual di malam hari karena cocok disantap sambil nongkrong.
Variasi topping seperti cokelat, keju, meises, green tea, oreo, atau selai kekinian membuat menu ini selalu menarik untuk dicoba. Selain itu, konsep lapak lesehan dengan harga terjangkau bisa membuat pelanggan betah nongkrong sambil makan.
Siomay dan batagor termasuk jajanan yang sangat populer di Indonesia. Disajikan dengan saus kacang, kecap, dan perasan jeruk limau, rasanya gurih dan segar. Siomay biasanya berbahan dasar ikan, tahu, dan kol, sementara batagor berbahan tahu dan pangsit goreng.
Keunggulan jualan siomay dan batagor adalah bisa disajikan dengan harga ekonomis per porsi, cocok untuk jajanan siang dan sore hari. Jajanan ini juga fleksibel karena bisa dijual dengan gerobak keliling, dititipkan di kantin, atau membuka kedai kecil.
Sate adalah makanan favorit yang tidak pernah lekang oleh waktu. Sate ayam dengan bumbu kacang gurih dan sate kambing dengan sambal kecap selalu jadi incaran, terutama di malam hari.
Jualan sate biasanya laris karena aromanya saja sudah menggoda pembeli. Apalagi jika dibakar di tempat ramai, bau asap bakarannya bisa menarik orang untuk mampir. Meski membutuhkan keahlian dalam membakar dan membuat bumbu, keuntungan dari jualan sate cukup besar karena harganya relatif tinggi per porsi.
Ketoprak dan gado-gado termasuk makanan tradisional yang sehat dan murah meriah. Perpaduan lontong, tahu, bihun, sayuran, serta siraman saus kacang membuat menu ini cocok disantap kapan saja.
Target pasarnya luas, mulai dari mahasiswa, pekerja, hingga ibu rumah tangga yang ingin makan praktis tapi tetap sehat. Apalagi jika saus kacangnya dibuat kental dan gurih, pembeli akan dengan mudah menjadi pelanggan tetap. Usaha ini bisa dijalankan dengan gerobak sederhana atau warung kecil.
Selain makanan berat, kue manis seperti donat selalu laris, terutama di kalangan anak-anak. Donat dengan taburan gula halus, cokelat, hingga topping modern seperti matcha dan oreo sangat diminati.
Selain donat, kue kering juga bisa jadi ide jualan yang menguntungkan. Meski lebih populer saat mendekati hari raya, beberapa kue kering seperti cookies, brownies kering, atau kue lidah kucing bisa dijual setiap hari, terutama jika dipasarkan lewat media sosial.
Dari sekian banyak ide jualan makanan, sebenarnya kuncinya ada pada strategi pemasaran, lokasi, dan rasa yang konsisten. Makanan sederhana seperti gorengan, nasi uduk, atau bakso bisa jadi bisnis menguntungkan jika dikelola dengan baik.
Jika ingin memulai usaha, pilih makanan yang sesuai dengan modal dan lingkungan sekitar. Selalu berikan pelayanan yang ramah dan jaga kualitas rasa agar pembeli puas dan kembali lagi. Dengan begitu, usaha makanan yang dijalankan bukan hanya laku sehari, tapi bisa bertahan bertahun-tahun.
💡 Siap memulai usaha kuliner dari ide-ide makanan yang selalu laris setiap hari? Jangan biarkan modal dan pengelolaan keuangan jadi hambatan! Saatnya kamu wujudkan rencana bisnismu dengan lebih mudah, aman, dan praktis.
Dengan aplikasi mobile banking SimobiPlus dari Bank Sinarmas, kamu bisa mengelola transaksi usaha #SenyamanItu kapan saja dan di mana saja. Mulai dari menerima pembayaran, transfer antarbank tanpa biaya ribet, hingga top up e-wallet untuk mendukung kebutuhan bisnismu, semua praktis dalam genggaman tanganmu. Bahkan, kamu juga bisa mengatur pembayaran rutin dengan fitur autodebit, sehingga bisnis tetap berjalan lancar tanpa khawatir lupa bayar.
Yuk, jadikan langkahmu lebih percaya diri dalam berbisnis makanan, Download SimobiPlus sekarang juga di sini dan rasakan kemudahan mengatur keuangan usaha melalui smartphone atau pelajari lebih lengkap tentang fitur-fiturnya di sini!
.
Maksimum nilai simpanan yang dijamin LPS
per Nasabah per bank adalah Rp2 miliar.
Untuk mengetahui tingkat suku bunga penjaminan LPS dapat dilihat di sini
© 2018 PT. Bank Sinarmas Tbk.