ARTIKEL

Ini Investasi Menguntungkan Saat Rupiah Melemah, Bisa Jadi Peluang Cuan!

Ini Investasi Menguntungkan Saat Rupiah Melemah, Bisa Jadi Peluang Cuan!

Bayangkan lagi asyik-asyik scrolling media sosial sambil ngopi di kafe favorit, tiba-tiba di papan berita ada running text warna merah menyala: "Nilai Tukar Rupiah Melemah Tembus Angka Psikologis Baru." Bagi sebagian orang, berita seperti ini bikin auto-panik. 

Pikiran langsung melayang ke harga barang-barang impor yang akan naik, harga gadget incaran yang makin selangit, sampai biaya liburan ke luar negeri yang mendadak jadi tidak masuk akal. Efek domino rupiah melemah memang nyata terasa ke dompet kita sehari-hari.

Tetapi, tunggu dulu. Jangan langsung lemas dan menutup diri dari kenyataan. Di dalam dunia keuangan, ada satu hukum alam yang unik: di mana ada penurunan, di situ ada peluang emas yang sedang mengintip. Saat rupiah sedang "lesu" terhadap dolar Amerika Serikat (AS), roda ekonomi tidak berhenti berputar. 

Malah, ada beberapa instrumen investasi yang justru ketiban durian runtuh dan kinerjanya makin bagus. Daripada hanya meratapi keadaan, yuk kita bahas dengan santai beberapa pilihan investasi yang justru malah makin menguntungkan saat rupiah lagi melemah. Ambil posisi duduk yang nyaman, seruput kopimu, dan mari kita bedah satu per satu!

1. Emas

Emas sering disebut sebagai aset safe haven karena nilainya cenderung bertahan saat terjadi ketidakpastian ekonomi dan gejolak pasar keuangan.

Ketika rupiah melemah terhadap dolar AS, harga emas dalam rupiah biasanya ikut meningkat. Hal ini terjadi karena harga emas dunia diperdagangkan menggunakan dolar AS. Akibatnya, meskipun harga emas global relatif stabil, pelemahan rupiah dapat membuat harga emas domestik naik.

Selain berfungsi sebagai instrumen investasi, emas juga sering digunakan sebagai alat lindung nilai (hedging) untuk menjaga daya beli aset dalam jangka panjang.

2. Investasi Berbasis Dolar AS

Investasi yang menggunakan denominasi dolar AS menjadi salah satu pilihan yang menarik saat rupiah melemah.

Beberapa contoh investasi berbasis dolar meliputi:

  • Deposito dolar AS.

  • Reksa dana dolar.

  • Obligasi pemerintah dalam mata uang dolar.

  • Tabungan valas.

Ketika nilai dolar menguat terhadap rupiah, investor tidak hanya berpotensi memperoleh keuntungan dari hasil investasinya, tetapi juga dari kenaikan nilai tukar mata uang tersebut.

Namun, penting untuk memahami bahwa investasi valas juga memiliki risiko karena pergerakan kurs dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi pasar global.

3. Saham Perusahaan Berorientasi Ekspor

Tidak semua perusahaan terdampak negatif oleh pelemahan rupiah. Perusahaan yang memperoleh sebagian besar pendapatannya dari ekspor justru berpotensi mendapatkan keuntungan.

Beberapa sektor yang sering diuntungkan antara lain:

  • Pertambangan.

  • Perkebunan.

  • Energi.

  • Perikanan.

  • Industri manufaktur berorientasi ekspor.

Ketika pendapatan perusahaan diterima dalam dolar AS sementara sebagian biaya operasional menggunakan rupiah, margin keuntungan perusahaan dapat meningkat. Kondisi ini sering kali berdampak positif terhadap kinerja sahamnya.

Meski demikian, investor tetap perlu memperhatikan fundamental perusahaan, prospek bisnis, dan kondisi industri sebelum mengambil keputusan investasi.

4. Reksa Dana Saham Global

Reksa dana yang berinvestasi pada pasar internasional dapat menjadi alternatif diversifikasi ketika rupiah mengalami pelemahan.

Melalui instrumen ini, investor dapat memperoleh eksposur ke berbagai perusahaan global tanpa harus membeli saham luar negeri secara langsung. Jika nilai aset yang mendasari menggunakan dolar AS atau mata uang asing lainnya, pelemahan rupiah dapat memberikan tambahan keuntungan dari sisi nilai tukar.

Selain itu, investasi global juga membantu mengurangi ketergantungan portofolio terhadap kondisi ekonomi domestik.

5. Obligasi Valuta Asing

Obligasi dalam mata uang asing, khususnya dolar AS, sering menjadi pilihan investor yang ingin memperoleh pendapatan tetap sekaligus mendapatkan potensi keuntungan dari penguatan mata uang tersebut.

Instrumen ini biasanya menawarkan kupon berkala yang dibayarkan dalam mata uang asing. Jika nilai dolar meningkat terhadap rupiah, nilai kupon dan pokok investasi saat dikonversi ke rupiah juga berpotensi meningkat.

Namun, investor perlu memahami risiko suku bunga global dan risiko nilai tukar yang dapat memengaruhi harga obligasi.

6. Komoditas

Selain emas, beberapa komoditas lain juga berpotensi memberikan keuntungan saat rupiah melemah, terutama komoditas yang diperdagangkan secara internasional menggunakan dolar AS.

Contohnya:

  • Minyak mentah.

  • Batu bara.

  • Nikel.

  • Tembaga.

  • Perak.

Kenaikan harga komoditas global sering kali berdampak positif pada perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor tersebut. Oleh karena itu, investor dapat memperoleh manfaat baik melalui investasi langsung maupun melalui saham perusahaan terkait.

Baca juga artikel menarik lainnya: Uang 10 Juta Baiknya Investasi Apa? Ini Pilihan dan Tips Memulainya

Strategi Navigasi: Jangan Asal Jual-Beli

Mengetahui ke mana harus berinvestasi barulah setengah dari pertempuran. Setengah bagian lainnya adalah tentang eksekusi yang bijak. Saat menghadapi volatilitas mata uang, hindari sikap panik (panic buying atau panic selling).

Jika kamu baru mau masuk ke instrumen berbasis dolar atau emas saat rupiah sudah terlanjur melemah sangat dalam, berhati-hatilah dengan risiko buy at the top (membeli di harga tertinggi). Pertimbangkan metode Dollar Cost Averaging (DCA) atau mencicil investasi secara berkala untuk mendapatkan harga rata-rata yang aman.

Ingin mulai mempersiapkan dana dalam mata uang asing untuk kebutuhan investasi, pendidikan, bisnis, atau perjalanan internasional? Saatnya mempertimbangkan Tabungan Simas Valas dari Bank Sinarmas

Dengan pilihan berbagai mata uang asing, kemudahan transaksi melalui mobile banking dan internet banking, serta kurs yang kompetitif, Simas Valas dapat menjadi salah satu solusi untuk membantu mengelola dana valas secara lebih praktis dan efisien. 

Selain itu, Simas Valas tersedia dalam berbagai mata uang seperti USD, SGD, EUR, AUD, CNY, NZD, dan GBP sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan finansial Anda.

👉  Pelajari lebih lanjut mengenai manfaat dan fitur Simas Valas di sini.

✨ Download SimobiPlus melalui link berikut dan buat setiap langkah investasimu berarti. 

✨ Butuh informasi layanan perbankan lainnya? Kunjungi juga halaman layanan resmi Bank Sinarmas di sini.  

Yuk, mulailah langkah cerdas mengelola aset dan diversifikasi keuanganmu hari ini bersama solusi perbankan yang dirancang untuk mendukung kebutuhan finansial di era global.

 

Date Create : 30/06/2026
Bagikan          
flb
logobsim
Kantor Pusat Sinar Mas Land Plaza
Jl. M.H Thamrin kav 51,
Menara 1, Lantai 1 & 2,
Jakarta 10350 - Indonesia
Bank Sinarmas CARE 1500153
(021) 501 88888 Media Sosial Kami facebook     instagram     twitter     tiktok     youtube    
PT. Bank Sinarmas Tbk. berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Maksimum nilai simpanan yang dijamin LPS
per Nasabah per bank adalah Rp2 miliar.
Untuk mengetahui tingkat suku bunga penjaminan LPS dapat dilihat di sini

Link
Sinarmas Asset Management Terbaik Investasi Reksadana
Sinarmas Sekuritas Terbaik Online Trading Investasi Saham
Bank Nano Syariah


© 2018 PT. Bank Sinarmas Tbk.