
Setiap orang pasti punya impian keuangan, entah itu membeli rumah, liburan ke luar negeri, menyiapkan dana pendidikan anak, atau bahkan merencanakan pensiun dengan tenang. Namun, untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut, kuncinya hanya satu: menabung. Pertanyaan yang sering muncul kemudian adalah, berapa persen menabung dari gaji yang ideal setiap bulannya?
Menentukan porsi tabungan sebenarnya tidak bisa disamaratakan untuk semua orang. Setiap individu memiliki kondisi finansial yang berbeda, mulai dari jumlah penghasilan, tanggungan, gaya hidup, hingga prioritas keuangan. Namun, ada beberapa rumus dan panduan yang bisa membantu kamu menentukan berapa persen gaji yang sebaiknya dialokasikan untuk tabungan.
Menabung bukan hanya soal menyisihkan uang, tetapi juga tentang membangun kebiasaan sehat dalam mengelola keuangan. Dengan menabung secara rutin, kamu akan memiliki dana cadangan untuk berbagai kebutuhan, seperti:
Dana darurat: siap menghadapi situasi tak terduga, seperti biaya kesehatan, perbaikan rumah, atau kehilangan pekerjaan.
Investasi masa depan: memiliki modal untuk memulai bisnis, membeli rumah, atau berinvestasi di reksa dana.
Mencapai tujuan finansial: baik jangka pendek seperti membeli gadget baru, maupun jangka panjang seperti dana pensiun.
Menghindari hutang konsumtif: dengan tabungan, kamu tidak perlu terlalu bergantung pada kartu kredit atau pinjaman saat ada kebutuhan mendadak.
Banyak pakar keuangan merekomendasikan rumus 50/30/20 untuk mengatur gaji bulanan. Rumus ini bisa membantu kamu menyeimbangkan kebutuhan, gaya hidup, dan tabungan.
50% untuk kebutuhan: Biaya pokok seperti sewa rumah, listrik, air, makan, transportasi, dan cicilan.
30% untuk keinginan: Hiburan, makan di luar, langganan aplikasi streaming, atau hobi.
20% untuk tabungan dan investasi: Bisa digunakan untuk menabung dana darurat, membayar asuransi, atau berinvestasi.
Dengan rumus ini, artinya kamu sebaiknya menabung minimal 20% dari gaji bulanan. Namun, jika gaji kamu cukup besar dan kebutuhan sehari-hari tidak terlalu membebani, kamu bisa meningkatkan porsi tabungan hingga 30% atau bahkan 40%.
Misalnya, kamu memiliki gaji Rp6.000.000 per bulan. Jika menggunakan rumus 50/30/20, maka pembagiannya akan seperti ini:
Kebutuhan (50%) : Rp3.000.000
Keinginan (30%) : Rp1.800.000
Tabungan & Investasi (20%) : Rp1.200.000
Dengan cara ini, kamu bisa menabung Rp1.200.000 setiap bulan. Dalam setahun, jumlahnya bisa mencapai Rp14.400.000, belum termasuk jika kamu menaruhnya di tabungan berjangka atau deposito yang memberi bunga tambahan.
Baca juga artikel menarik lainnya: 12 Cara Menabung 20 Juta Dalam 1 Tahun Anti Gagal!
Selain menggunakan rumus umum, kamu juga bisa menentukan porsi tabungan berdasarkan tujuan keuangan. Misalnya:
Dana darurat: disarankan menabung hingga mencapai 3-6 kali pengeluaran bulanan.
Dana pendidikan anak: hitunglah biaya sekolah dari sekarang, lalu cicil setiap bulan.
Dana pensiun: sisihkan minimal 10% dari gaji untuk dana pensiun sejak dini agar hasilnya optimal.
Tujuan jangka pendek: seperti membeli kendaraan atau liburan, bisa ditabung dalam rekening terpisah.
Dengan cara ini, kamu bisa menyesuaikan porsi tabungan sesuai target yang ingin dicapai.
Banyak orang gagal menabung karena tidak disiplin atau tergoda untuk memakai uangnya. Berikut beberapa tips agar kamu konsisten menabung:
Otomatisasi tabungan: atur transfer otomatis ke rekening tabungan atau deposito setiap kali gaji masuk.
Pisahkan rekening: gunakan rekening berbeda untuk kebutuhan sehari-hari dan tabungan.
Mulai dari jumlah kecil: jika 20% terasa berat, mulailah dengan 10% dan naikkan secara bertahap.
Kurangi pengeluaran tidak penting: catat pengeluaran bulanan dan potong biaya yang tidak terlalu dibutuhkan.
Gunakan tabungan berjangka: dengan tabungan berjangka, kamu lebih sulit mengambil uang sebelum jatuh tempo.
Banyak orang merasa sulit menabung karena gaji yang terbatas. Namun, bukan berarti tidak mungkin. Kamu tetap bisa menyisihkan minimal 5-10% dari gaji. Ingat, menabung bukan soal jumlah besar atau kecilnya, tetapi soal membangun kebiasaan.
Kamu juga bisa mencari penghasilan tambahan dari pekerjaan sampingan atau bisnis kecil-kecilan. Dengan begitu, porsi yang bisa ditabung akan semakin besar.
Tidak ada angka pasti yang berlaku untuk semua orang, tetapi menabung minimal 20% dari gaji adalah patokan yang banyak disarankan oleh pakar keuangan. Jika kondisi keuangan memungkinkan, tingkatkan menjadi 30-40% agar tujuan finansial bisa tercapai lebih cepat.
Kuncinya adalah disiplin dan konsisten. Mulailah dari jumlah kecil, kelola pengeluaran dengan bijak, dan terus tingkatkan nominal tabungan seiring bertambahnya penghasilan.
💡 Siap wujudkan rencana keuanganmu? Mulai menabung lebih mudah dan praktis dengan Simas Digi dari Bank Sinarmas💰
Â
Klik di sini sekarang juga untuk buka Tabungan Simas Digi dan nikmati cara menabung yang simpel, cepat, dan bisa diakses kapan saja!
Date Create : 01/10/2025Maksimum nilai simpanan yang dijamin LPS
per Nasabah per bank adalah Rp2 miliar.
Untuk mengetahui tingkat suku bunga penjaminan LPS dapat dilihat di sini
© 2018 PT. Bank Sinarmas Tbk.