Emas menjadi salah satu instrumen investasi yang cukup populer karena dianggap memiliki nilai yang cenderung stabil dan dapat digunakan sebagai aset jangka panjang. Selain untuk investasi, emas atau logam mulia juga banyak digunakan sebagai perhiasan maupun tabungan masa depan karena mudah dicairkan ketika dibutuhkan.
Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi emas, peredaran emas palsu atau emas berkadar rendah juga semakin marak. Tidak sedikit orang yang tertipu karena kurang memahami cara membedakan emas asli dan palsu. Padahal, kesalahan saat membeli emas bisa menyebabkan kerugian finansial yang tidak sedikit.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara cek emas asli atau palsu agar lebih aman saat membeli, menjual, maupun menyimpan emas sebagai investasi. Sebenarnya, ada beberapa metode sederhana yang bisa dilakukan sendiri di rumah, namun ada juga pengecekan profesional yang lebih akurat. Berikut penjelasan lengkapnya.
Mengecek keaslian emas sangat penting, terutama jika kamu membeli emas dari pihak selain toko resmi. Emas palsu biasanya dibuat menyerupai emas asli, baik dari warna, bentuk, maupun kilau permukaannya sehingga sulit dibedakan hanya dengan melihat sekilas.
Jika tidak teliti, seseorang bisa saja membeli logam biasa yang hanya dilapisi warna emas atau emas dengan kadar yang jauh lebih rendah dibandingkan yang ditawarkan.
Selain itu, keaslian emas juga memengaruhi nilai jual kembali. Emas asli yang memiliki sertifikat dan kadar jelas umumnya lebih mudah dijual kembali dengan harga yang stabil.
Berikut beberapa cara yang umum digunakan untuk mengecek keaslian emas.
Emas asli biasanya memiliki cap atau kode tertentu yang menunjukkan kadar emasnya. Beberapa kode yang umum ditemukan antara lain:
24K untuk emas murni
22K
18K
17K
999 atau 999.9 untuk emas dengan kemurnian tinggi
Kode tersebut biasanya terdapat pada bagian kecil perhiasan atau pada kemasan emas batangan.
Selain kode kadar, emas batangan umumnya juga memiliki nomor seri dan sertifikat resmi sebagai bukti keaslian. Jika emas tidak memiliki tanda apa pun, kamu perlu lebih berhati-hati karena bisa jadi emas tersebut palsu atau memiliki kadar yang rendah.
Salah satu cara sederhana untuk mengecek emas adalah menggunakan magnet. Emas asli bukan termasuk logam magnetis sehingga tidak akan tertarik kuat oleh magnet.
Jika emas menempel atau tertarik secara signifikan, kemungkinan besar benda tersebut mengandung campuran logam lain dalam jumlah besar atau bahkan bukan emas asli.
Namun, perlu diketahui bahwa metode ini tidak selalu 100% akurat karena beberapa logam nonemas juga tidak bersifat magnetis.
Cara tradisional yang cukup populer adalah menggosok emas pada permukaan keramik yang tidak dilapisi glasir.
Hasilnya biasanya:
Emas asli meninggalkan goresan berwarna keemasan
Emas palsu meninggalkan warna hitam atau abu-abu
Meski cukup sederhana, cara ini sebaiknya dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak permukaan emas, terutama jika berupa perhiasan.
Emas asli umumnya memiliki warna yang konsisten dan tidak mudah berubah. Kilau emas juga terlihat khas, elegan, dan tidak terlalu mencolok.
Sebaliknya, emas palsu sering kali memiliki warna yang terlalu mengilap atau terlihat tidak alami. Pada beberapa kasus, lapisan warna emas juga bisa memudar dan memperlihatkan warna logam lain di bagian tertentu.
Karena itu, perhatikan detail warna dan kondisi permukaan emas sebelum membeli.
Emas memiliki massa jenis yang tinggi sehingga terasa cukup berat dibandingkan logam biasa dengan ukuran yang sama.
Jika emas terasa terlalu ringan, ada kemungkinan emas tersebut bukan emas asli atau memiliki kandungan logam campuran yang cukup banyak.
Cara ini memang memerlukan pengalaman dan pembanding agar hasilnya lebih akurat.
Pengecekan menggunakan cairan asam nitrat biasanya dilakukan oleh profesional atau toko emas.
Saat terkena cairan tersebut:
Emas asli umumnya tidak mengalami perubahan warna
Emas palsu bisa berubah warna menjadi hijau, hitam, atau mengalami reaksi tertentu
Karena menggunakan bahan kimia, metode ini sebaiknya tidak dilakukan sembarangan agar tetap aman.
Untuk emas batangan, sertifikat menjadi salah satu bukti penting keaslian produk. Sertifikat resmi biasanya dikeluarkan oleh produsen terpercaya seperti PT Aneka Tambang Tbk.
Di dalam sertifikat biasanya terdapat informasi seperti:
Berat emas
Kadar atau tingkat kemurnian
Nomor seri
Identitas produk
Pastikan data pada sertifikat sesuai dengan fisik emas yang dimiliki.
Saat ini, beberapa toko emas atau lembaga tertentu memiliki alat khusus bernama gold tester untuk mengecek kadar dan keaslian emas secara digital.
Alat ini mampu memberikan hasil yang lebih akurat dibandingkan pengecekan manual karena dapat mendeteksi kandungan logam di dalam emas.
Jika masih ragu, cara paling aman adalah membawa emas ke toko emas terpercaya atau Pegadaian untuk dilakukan pengecekan profesional.
Biasanya, mereka memiliki alat khusus untuk mengukur kadar emas secara lebih detail dan akurat. Cara ini juga sering digunakan sebelum menjual emas agar mengetahui nilai sebenarnya.
Baca juga artikel menarik lainnya : Kenapa Harga Emas Naik Terus? Ketahui Penyebab dan Faktor-Faktor yang Memengaruhinya
Selain mengetahui cara mengecek emas, penting juga memahami beberapa ciri emas palsu berikut:
Warna mudah pudar
Terlalu ringan
Tidak memiliki cap kadar emas
Harga jauh lebih murah dari pasaran
Menimbulkan bau logam tertentu
Menyebabkan iritasi pada kulit
Jika menemukan tanda-tanda tersebut, sebaiknya lakukan pengecekan lebih lanjut sebelum membeli.
Agar lebih aman saat membeli emas, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan.
Usahakan membeli emas di toko resmi, butik emas, atau lembaga terpercaya agar kualitas dan keasliannya lebih terjamin.
Nota dan sertifikat pembelian sangat penting untuk memastikan legalitas emas serta memudahkan saat ingin menjual kembali.
Jika harga emas jauh di bawah harga pasar, kamu perlu waspada karena bisa jadi produk tersebut palsu atau memiliki kualitas rendah.
Sebelum membeli, cari tahu harga emas terbaru agar tidak mudah tertipu oleh penawaran yang tidak masuk akal.
Mengetahui cara cek emas asli atau palsu sangat penting untuk menghindari risiko penipuan dan kerugian finansial. Ada berbagai metode yang bisa dilakukan, mulai dari mengecek cap kadar emas, menggunakan magnet, melihat warna, hingga memeriksanya dengan alat khusus.
Meskipun beberapa cara dapat dilakukan sendiri di rumah, pengecekan profesional tetap menjadi pilihan paling aman untuk memastikan keaslian emas secara akurat. Dengan lebih teliti dan berhati-hati, kamu bisa membeli emas dengan lebih aman, nyaman, dan sesuai nilai investasi yang diharapkan.
Selain memahami cara memastikan keaslian emas, penting juga untuk memilih instrumen investasi yang aman dan sesuai dengan tujuan keuanganmu. Jika kamu ingin mengembangkan dana dengan lebih praktis dan terencana, Bank Sinarmas menyediakan berbagai pilihan produk investasi yang dapat membantu mewujudkan rencana finansial jangka pendek maupun jangka panjang.
Untuk kamu yang mencari investasi dengan potensi imbal hasil stabil dan risiko relatif rendah, kamu bisa mempertimbangkan Deposito Online Bank Sinarmas yang praktis dibuka kapan saja tanpa perlu datang ke kantor cabang.
👉 Pelajari lebih lanjut tentang Deposito Online Bank Sinarmas di sini.
Sementara itu, jika ingin mulai berinvestasi dengan pilihan produk yang lebih beragam sesuai profil risiko, kamu juga dapat mengeksplorasi berbagai produk Reksa Dana Bank Sinarmas untuk membantu mengoptimalkan pertumbuhan asetmu di masa depan.
👉 Cari tahu informasinya Reksa Dana Bank Sinarmas di sini.
👉 Untuk mengetahui berbagai layanan perbankan dan solusi digital lainnya dari Bank Sinarmas, kunjungi juga halaman berikut.
✨ Download SimobiPlus sekarang juga di sini dan buat setiap langkah investasimu berarti.
Mulailah investasi dengan lebih cerdas dan aman bersama solusi finansial dari Bank Sinarmas.
Date Create : 17/06/2026Maksimum nilai simpanan yang dijamin LPS
per Nasabah per bank adalah Rp2 miliar.
Untuk mengetahui tingkat suku bunga penjaminan LPS dapat dilihat di sini
© 2018 PT. Bank Sinarmas Tbk.