ARTIKEL

Cara Menentukan Budget Liburan yang Realistis

Cara Menentukan Budget Liburan yang Realistis

Liburan yang seru sering berakhir bikin dompet nangis kalau budget-nya nggak direncanakan dengan baik. Banyak orang asal berangkat tanpa hitungan jelas, akhirnya malah utang atau pakai tabungan darurat. Biar liburan tetap menyenangkan tanpa bikin keuangan berantakan, berikut langkah-langkah menentukan budget liburan yang realistis.

1. Tentukan Tujuan dan Durasi Liburan Dulu

Sebelum mikirin angka, kamu perlu tahu dulu mau liburan ke mana dan berapa lama. Destinasi domestik dan luar negeri jelas punya struktur biaya yang beda jauh, begitu juga durasi 3 hari versus 10 hari. Semakin jelas rencana ini, semakin mudah kamu menghitung kebutuhan dananya.

2. Rincian Pos-Pos Pengeluaran Utama

Budget liburan biasanya terbagi ke beberapa kategori besar:

  1. Transportasi (tiket pesawat, kereta, atau bensin kalau bawa kendaraan sendiri)

  2. Akomodasi (hotel, hostel, atau penyewaan)

  3. Makan dan minum

  4. Aktivitas dan tiket wisata

  5. Dana darurat dan oleh-oleh

Pisahkan setiap pos ini supaya kamu nggak cuma punya angka total yang abstrak, tapi tahu pasti uang itu akan dipakai untuk apa.

3. Riset Harga Terbaru, Jangan Pakai Patokan Lama

Ini bagian yang sering disepelekan. Harga tiket pesawat, tarif hotel, sampai biaya masuk tempat wisata bisa berubah cukup cepat, apalagi kalau musim liburan atau ada kenaikan harga bahan bakar. Jangan asal pakai angka dari obrolan teman atau artikel lama. Cek langsung harga terkini lewat aplikasi pemesanan, situs resmi maskapai/hotel, atau website resmi tempat wisata sebelum menetapkan angka final. Kalau liburan ke luar negeri, cek juga kurs mata uang yang berlaku mendekati tanggal keberangkatan, karena nilainya bisa naik turun.

4. Buat Alokasi Persentase sebagai Patokan Awal

Sebagai gambaran umum, alokasi yang cukup seimbang biasanya seperti ini:

  • Transportasi: 25–35%

  • Akomodasi: 25–30%

  • Makan: 15–20%

  • Aktivitas dan hiburan: 10–15%

  • Dana darurat: 10%

Persentase ini bukan aturan kaku, tapi bisa jadi titik awal sebelum kamu sesuaikan dengan kebiasaan dan gaya liburan masing-masing.

5. Jangan Lupakan Biaya Tersembunyi

Banyak orang lupa menghitung biaya kecil yang ternyata totalnya besar, misalnya biaya visa, asuransi perjalanan, biaya bagasi tambahan, tip, parkir, atau biaya transportasi lokal di destinasi. Tambahkan pos "biaya tak terduga" sekitar 10–15% dari total budget supaya kamu nggak kelimpungan kalau ada pengeluaran mendadak.

6. Sesuaikan dengan Kemampuan Finansial, Bukan Gaya Hidup Orang Lain

Budget yang realistis itu budget yang sesuai dengan kondisi keuangan kamu sendiri, bukan menyamai standar liburan orang lain di media sosial. Lihat dulu sisa dana setelah kebutuhan pokok dan tabungan terpenuhi, baru tentukan berapa yang aman dialokasikan untuk liburan.

7. Mulai Menabung dari Jauh-Jauh Hari

Begitu angka budget sudah fix, pecah jadi target tabungan bulanan. Misalnya, kalau liburan direncanakan 6 bulan ke depan dengan budget Rp9.000.000, berarti kamu perlu menabung sekitar Rp1.500.000 per bulan. Menabung bertahap jauh lebih ringan dibanding harus mengeluarkan dana besar sekaligus mendekati hari H.

8. Pantau Pengeluaran Selama Liburan Berlangsung

Budget yang sudah disusun rapi bisa berantakan kalau nggak dipantau saat liburan jalan. Catat pengeluaran harian, baik manual maupun lewat aplikasi keuangan, supaya kamu sadar kalau pengeluaran mulai melebihi rencana dan masih bisa menyesuaikan sebelum kepepet.

Manfaatkan Deposito Online Biar Dana Liburan Nggak Cuma "Nganggur"

Begitu dana liburan mulai terkumpul, jangan dibiarkan nganggur di rekening tabungan biasa. Salah satu opsi yang bisa dipertimbangkan adalah Deposito Online dari Bank Sinarmas, yang bisa dibuka langsung lewat SimobiPlus atau Internet Banking tanpa perlu ke cabang. Jangka waktunya fleksibel mulai dari 1, 3, 6, sampai 36 bulan, jadi bisa disesuaikan dengan berapa lama lagi waktu menuju hari keberangkatan. Minimal penempatannya juga ringan, mulai dari Rp500 ribu, dengan suku bunga yang lebih tinggi dibanding tabungan biasa.

Kalau ternyata rencana liburan berubah dan dana perlu dicairkan lebih cepat, Deposito Online ini bisa dicairkan sebelum jatuh tempo tanpa kena biaya penalti, jadi dana liburan kamu tetap aman tapi nggak terlalu "terkunci".

👉 Yuk, download dan pakai SimobiPlus di sini, aplikasi mobile banking dari Bank Sinarmas dan buat setiap langkah investasimu berarti. 

👉 Butuh informasi layanan perbankan lainnya? Kunjungi juga halaman layanan resmi Bank Sinarmas berikut.

 

Date Create : 06/07/2026
Bagikan          
flb
logobsim
Kantor Pusat Sinar Mas Land Plaza
Jl. M.H Thamrin kav 51,
Menara 1, Lantai 1 & 2,
Jakarta 10350 - Indonesia
Bank Sinarmas CARE 1500153
(021) 501 88888 Media Sosial Kami facebook     instagram     twitter     tiktok     youtube    
PT. Bank Sinarmas Tbk. berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Maksimum nilai simpanan yang dijamin LPS
per Nasabah per bank adalah Rp2 miliar.
Untuk mengetahui tingkat suku bunga penjaminan LPS dapat dilihat di sini

Link
Sinarmas Asset Management Terbaik Investasi Reksadana
Sinarmas Sekuritas Terbaik Online Trading Investasi Saham
Bank Nano Syariah


© 2018 PT. Bank Sinarmas Tbk.