ARTIKEL

Perhatikan Keamanan Saat Bertransaksi Online

Keamanan Saat Bertransaksi Online

Sifat terbuka yang dimiliki internet ini ternyata memicu timbulnya cyber crime, banyak terjadi kasus pembobolan server, hingga pencurian data. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh CERT (Computer Emergency Response Team), tim dari Carnegie Mellon University bahwa tahun 1980-an sampai awal 2000 tingkat kecanggihan dan serangan cyber crime meningkat, mulai dari dari login password, membobol password, sampai hacking situs.

Sementara hasil survei oleh Federal Bureau of Investigation pada tahun 2000, yaitu 70% dari 643 responden yang diwawancarai menyatakan pernah jadi korban cyber crime. Kecenderungan ini berkaitan dari hasil pendataan CERT, yang menunjukkan adanya kenaikan jumlah laporan cyber crime dari 2.600 pada tahun 1996 menjadi 10.000. Laporan pada tahun 1999 dan bahkan melonjak menjadi 22.000 laporan pada tahun 2000.

Gimana dengan keamanan transaksi online?

Dikutip dari bernasnews.com, menurut Dra Retno Hartati MBA, Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN Yogyakarta, masyarakat menilai bertransaksi online dengan kartu kredit dinilai kurang aman. Retno mengungkapkan kelemahan pembayaran dengan kartu ini hanya minta 3 informasi tentang nomor kartu kredit, tanggal expire, dan nomor Cardholder Verification Value (CVV). Hanya dengan 3 data tersebut, siapa saja pemegang data bisa dengan mudah melakukan transaksi online.

Sementara transaksi online dengan layanan internet banking punya kelemahan jika dilakukan di WiFi umum. Ini memungkinkan pelaku kejahatan menginterpretasi jaringan perantara saat kamu melakukan transaksi dengan internet banking tersebut.

Sementara, kepopuleran metode transaksi baru, E-Money semakin naik daun. Memang pada awal launching, pengguna E-Money belum terlalu populer. Tapi karena faktor keamanan dengan OTP dan proses autentikasi yang lebih menjamin, ditambah benefit-nya yang praktis, mudah, dan cepat, pengguna E-Money semakin meningkat. Terutama untuk transaksi di e-commerce atau belanja online.

Jangan Parno Cyber Crime, Transaksi Pakai SimobiPlus Dijamin Aman!

Meskipun transaksi online masih punya celah buat terjadinya cyber crime, tapi bukan berarti kamu nggak bisa bertransaksi dengan aman. Ada aplikasi #SimobiPlus yang bisa bikin proses transaksi online kamu aman, praktis, dan nyaman.

Aplikasi SimobiPlus dilengkapi dengan fitur EasyPIN atau SMS OTP yang bakal mengamankan transaksi kamu selama memakai SimobiPlus. EasyPIN ini adalah nomor PIN yang hanya diketahui oleh pemilik aplikasi. Jadi, tanpa adanya EasyPIN, proses transaksi nggak bisa diproses alias gagal. Makanya, penting banget buat kamu jaga kerahasiaan informasi mulai username, password, EasyPIN, Kode SMS OTP. Jangan bocorin informasi ini ke siapapun, termasuk pihak yang mengaku dari Bank Sinarmas.

Punya SimobiPlus di smartphone kamu, transaksi online apapun semudah jentikkan jari! SimobiPlus bukan cuma bisa buat cek saldo tabungan, tapi juga bisa buat belanja makanan online, bayar tagihan BPJS, tagihan listrik, tagihan air, top-up saldo OVO/GOPay, sampai buka rekening Tabungan Online atau Deposito Online.

Install aplikasi SimobiPlus di smartphone kamu dan nikmati bertransaksi online tanpa rasa was-was!

Punya pertanyaan seputar SimobiPlus atau produk Bank Sinarmas lain? Chat Prissa, asisten virtual dari Bank Sinarmas melalui WhatsApp di nomor 088221500153. Atau, ketik CS untuk terhubung langsung dengan Bank Sinarmas CARE.

Bagikan          
Kantor Pusat Sinar Mas Land Plaza
Jl. M.H Thamrin kav 51,
Menara 1, Lantai 1 & 2,
Jakarta 10350 - Indonesia
Bank Sinarmas CARE 1500153
(021) 501 88888
Media Sosial Kami                    
Bank Sinarmas merupakan peserta penjaminan LPS, terdaftar dan diawasi oleh OJK.
    
Link
Sinarmas Asset Management Terbaik Investasi Reksadana
Sinarmas Sekuritas Terbaik Online Trading Investasi Saham


© 2018 PT. Bank Sinarmas Tbk.

×
Butuh Bantuan?
Staff kami selalu siap membantu
Livechat
Bank Sinarmas CARE