Investasi kini semakin mudah dilakukan oleh siapa saja. Pilihan instrumen investasi pun semakin beragam, mulai dari deposito, emas, saham, obligasi, hingga reksa dana. Bagi kamu yang ingin mulai berinvestasi tetapi masih mempertimbangkan tingkat risiko dan potensi keuntungan, reksa dana campuran bisa menjadi salah satu instrumen yang menarik untuk dipelajari.
Sesuai namanya, reksa dana campuran menggabungkan beberapa jenis aset investasi dalam satu portofolio. Umumnya, portofolio tersebut terdiri dari saham, efek bersifat utang, dan/atau instrumen pasar uang. Komposisi aset yang beragam membuat karakteristik reksa dana campuran berada di antara reksa dana pendapatan tetap dan reksa dana saham.
Namun, diversifikasi bukan berarti reksa dana campuran bebas dari risiko. Nilai investasi tetap dapat mengalami kenaikan maupun penurunan mengikuti kondisi pasar dan aset yang menjadi bagian dari portofolionya.
Lantas, bagaimana cara kerja reksa dana campuran, apa saja keuntungannya, dan risiko apa yang perlu diperhatikan sebelum berinvestasi? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Reksa dana campuran adalah jenis reksa dana yang menginvestasikan dana pada kombinasi beberapa aset, seperti saham, obligasi atau surat utang, dan instrumen pasar uang.
Dana dari banyak investor akan dikumpulkan dan kemudian dikelola oleh Manajer Investasi sesuai dengan strategi serta kebijakan investasi yang tercantum dalam prospektus reksa dana.
Berbeda dengan reksa dana saham yang mayoritas portofolionya ditempatkan pada saham, reksa dana campuran memiliki fleksibilitas untuk mengombinasikan beberapa jenis aset. Hal ini memungkinkan Manajer Investasi melakukan diversifikasi untuk menyesuaikan portofolio dengan kondisi pasar dan tujuan investasi.
Karena memiliki aset yang beragam, reksa dana campuran umumnya memiliki tingkat risiko yang berada di atas reksa dana pasar uang dan reksa dana pendapatan tetap, tetapi dapat lebih rendah dibandingkan reksa dana saham. Meski demikian, tingkat risiko sebenarnya tetap bergantung pada komposisi portofolio dan strategi masing-masing produk.
Cara kerja reksa dana campuran pada dasarnya dimulai ketika investor membeli unit penyertaan. Dana yang terkumpul dari investor kemudian dikelola oleh Manajer Investasi untuk ditempatkan pada berbagai aset sesuai dengan kebijakan investasi produk.
Misalnya, sebuah reksa dana campuran memiliki portofolio yang terdiri dari saham, obligasi, dan instrumen pasar uang. Ketika kondisi pasar saham sedang menarik, Manajer Investasi dapat mengelola alokasi aset sesuai strategi yang diperbolehkan dalam prospektus. Di sisi lain, aset seperti obligasi dan pasar uang dapat menjadi bagian dari diversifikasi portofolio.
Pergerakan nilai investasi investor tercermin melalui Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit penyertaan. Ketika nilai aset dalam portofolio mengalami kenaikan, NAB dapat meningkat. Sebaliknya, ketika nilai aset mengalami penurunan, NAB juga dapat turun.
Karena itu, keuntungan dari reksa dana campuran tidak bersifat tetap. Nilai investasi dapat berubah mengikuti kinerja aset yang ada di dalam portofolio.
Reksa dana campuran memiliki sejumlah karakteristik yang dapat menjadi pertimbangan bagi investor. Berikut beberapa keuntungannya.
Salah satu keunggulan utama reksa dana campuran adalah diversifikasi. Dana investasi tidak hanya ditempatkan pada satu jenis aset, tetapi dapat dialokasikan ke beberapa instrumen.
Diversifikasi dapat membantu mengurangi ketergantungan portofolio terhadap kinerja satu jenis aset. Ketika salah satu aset mengalami tekanan, aset lainnya berpotensi memberikan kinerja yang berbeda.
Namun, diversifikasi tidak menghilangkan risiko investasi sepenuhnya. Nilai reksa dana tetap dapat mengalami penurunan.
Bagi investor yang belum memiliki banyak waktu atau keahlian untuk memilih dan memantau berbagai aset investasi sendiri, reksa dana dapat memberikan kemudahan karena dana dikelola oleh Manajer Investasi.
Manajer Investasi bertugas mengelola portofolio berdasarkan strategi dan batasan yang telah ditetapkan dalam dokumen produk. Investor tidak perlu membeli dan mengelola saham atau obligasi satu per satu.
Karena sebagian portofolionya dapat ditempatkan pada saham, reksa dana campuran memiliki peluang mendapatkan pertumbuhan nilai dari kenaikan pasar saham.
Di saat yang sama, keberadaan aset pendapatan tetap atau pasar uang dapat memberikan diversifikasi terhadap portofolio.
Meski demikian, potensi keuntungan yang lebih tinggi selalu disertai risiko yang perlu dipahami. Tidak ada jaminan bahwa reksa dana campuran akan selalu menghasilkan keuntungan.
Reksa dana campuran juga dapat digunakan sebagai salah satu cara untuk melakukan diversifikasi dalam keseluruhan portofolio investasi.
Misalnya, seseorang tidak hanya menempatkan seluruh dana investasi pada saham, tetapi juga mempertimbangkan instrumen dengan karakteristik berbeda. Dengan strategi tersebut, investor dapat menyesuaikan alokasi aset dengan tujuan dan profil risikonya.
Sebelum berinvestasi, jangan hanya melihat potensi keuntungannya. Reksa dana campuran juga memiliki sejumlah risiko yang perlu diperhatikan.
Nilai reksa dana campuran dapat naik dan turun. Jika aset yang menjadi bagian portofolio mengalami penurunan nilai, NAB reksa dana juga dapat ikut terdampak.
Artinya, investor bisa mengalami kerugian apabila menjual unit penyertaan ketika nilainya lebih rendah dibandingkan harga pembelian.
Perubahan kondisi ekonomi dan pasar keuangan dapat memengaruhi kinerja aset dalam portofolio. Pergerakan suku bunga, kondisi ekonomi, sentimen investor, hingga perubahan pasar saham dan obligasi dapat memberikan pengaruh terhadap nilai investasi.
Karena memiliki beberapa jenis aset, reksa dana campuran tetap dapat terdampak oleh dinamika pasar secara keseluruhan.
Risiko likuiditas berkaitan dengan kemampuan menjual aset dalam portofolio atau memenuhi transaksi pencairan sesuai kondisi pasar dan ketentuan yang berlaku.
Meskipun reksa dana pada umumnya memberikan fasilitas pembelian dan penjualan kembali unit penyertaan sesuai ketentuan produk, investor tetap perlu memahami mekanisme pencairan dan ketentuan yang tercantum dalam prospektus.
Jika portofolio reksa dana memiliki surat utang, terdapat risiko bahwa penerbit surat utang mengalami masalah dalam memenuhi kewajibannya.
Risiko tersebut dapat memengaruhi nilai aset yang dimiliki reksa dana dan pada akhirnya berdampak terhadap nilai investasi investor.
Kinerja reksa dana juga dipengaruhi oleh strategi dan keputusan pengelolaan portofolio oleh Manajer Investasi.
Meskipun pengelolaan dilakukan secara profesional, tidak ada jaminan bahwa strategi investasi akan selalu menghasilkan kinerja sesuai harapan.
Reksa dana campuran dapat dipertimbangkan oleh investor yang menginginkan diversifikasi aset dan memiliki toleransi risiko menengah, tetapi kesesuaian tetap perlu dilihat berdasarkan profil risiko dan tujuan masing-masing.
Instrumen ini juga dapat dipertimbangkan untuk tujuan investasi dengan jangka waktu menengah hingga panjang, tergantung strategi produk yang dipilih. Investor sebaiknya tidak memilih hanya berdasarkan potensi keuntungan, tetapi juga memahami komposisi aset, risiko, biaya, serta kebijakan investasi.
Jika kamu masih membutuhkan dana tersebut dalam waktu dekat untuk kebutuhan sehari-hari atau dana darurat, sebaiknya jangan menempatkannya pada instrumen investasi yang nilainya dapat berfluktuasi.
Sebelum membeli reksa dana campuran, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, pahami prospektus dan fund fact sheet produk. Dokumen tersebut dapat memberikan informasi mengenai strategi investasi, komposisi portofolio, risiko, biaya, serta kinerja historis.
Kedua, perhatikan komposisi aset. Reksa dana campuran yang memiliki porsi saham lebih besar dapat memiliki karakter risiko yang berbeda dengan produk yang lebih banyak menempatkan dana pada obligasi atau pasar uang.
Ketiga, sesuaikan dengan profil risiko. Jangan memilih produk hanya karena melihat kinerja historis yang tinggi. Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja di masa mendatang.
Keempat, tentukan tujuan investasi. Apakah dana tersebut ditujukan untuk pendidikan, membeli rumah, mempersiapkan pensiun, atau tujuan lainnya? Tujuan dan jangka waktu investasi dapat membantu menentukan instrumen yang lebih sesuai.
Terakhir, lakukan diversifikasi dan jangan menggunakan dana untuk kebutuhan pokok sebagai modal investasi.
Reksa dana campuran dan reksa dana saham sama-sama dapat memiliki saham dalam portofolionya, tetapi komposisi asetnya berbeda.
Reksa dana saham memiliki fokus utama pada saham sehingga pergerakannya cenderung lebih sensitif terhadap kondisi pasar saham. Sementara itu, reksa dana campuran menggabungkan saham dengan aset lainnya, seperti obligasi dan/atau instrumen pasar uang.
Perbedaan komposisi tersebut membuat karakter risiko dan potensi hasil keduanya juga berbeda. Reksa dana saham umumnya lebih sesuai untuk investor yang memiliki toleransi terhadap fluktuasi yang lebih tinggi dan tujuan investasi jangka panjang, sedangkan reksa dana campuran dapat menjadi alternatif bagi investor yang menginginkan portofolio dengan kombinasi beberapa kelas aset.
Namun, keputusan tetap perlu disesuaikan dengan profil risiko, tujuan, dan kondisi keuangan masing-masing.
Dalam investasi, potensi keuntungan memang menjadi salah satu pertimbangan utama. Namun, memahami risiko justru merupakan bagian yang tidak kalah penting.
Reksa dana campuran bukan instrumen dengan keuntungan yang pasti. Nilainya dapat berfluktuasi dan investor tetap memiliki kemungkinan mengalami kerugian. Oleh sebab itu, jangan memilih produk hanya berdasarkan iming-iming imbal hasil tinggi.
Sebelum berinvestasi, pastikan kamu memahami produk yang dibeli dan mengetahui bahwa setiap keputusan investasi memiliki risiko. Gunakan dana yang memang dialokasikan untuk investasi dan hindari mengambil keputusan hanya karena mengikuti tren.
Reksa dana campuran adalah instrumen investasi yang menggabungkan beberapa jenis aset dalam satu portofolio, seperti saham, efek bersifat utang, dan/atau instrumen pasar uang. Dana investor dikelola oleh Manajer Investasi sesuai dengan strategi dan kebijakan yang tercantum dalam prospektus.
Keuntungan utama reksa dana campuran antara lain diversifikasi portofolio, pengelolaan oleh Manajer Investasi, serta adanya potensi pertumbuhan nilai investasi. Namun, instrumen ini tetap memiliki risiko, seperti risiko pasar, penurunan nilai investasi, likuiditas, kredit, dan risiko pengelolaan.
Karena itu, sebelum memilih reksa dana campuran, pastikan kamu memahami cara kerjanya, membaca dokumen produk, mengenali risikonya, dan menyesuaikannya dengan profil risiko serta tujuan keuangan. Dengan pemahaman yang baik, investasi dapat dilakukan secara lebih terencana dan tidak sekadar mengejar keuntungan.
Siap mulai melangkah menuju tujuan finansial yang lebih terencana? Jangan hanya menyimpan dana, mulai pertimbangkan pilihan investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan profil risikomu.
Bank Sinarmas menghadirkan beragam pilihan reksa dana, mulai dari reksa dana pasar uang, pendapatan tetap, campuran, saham, hingga indeks. Kamu bisa mengawali langkah investasimu lebih mudah di Simobiplus mulai dari Rp100 ribu.
Kamu juga bisa merencanakan investasi dengan lebih teratur, terencana, dan praktis melalui program autodebit di Simas Investment Plan.
👉 Yuk, kenali pilihan Reksa Dana Bank Sinarmas dan temukan produk yang sesuai untuk mendukung perjalanan finansialmu di sini!
✨ Download SimobiPlus sekarang juga di sini dan nikmati kemudahan mengelola transaksi perbankan dalam satu genggaman, kapan saja dan di mana saja.
👉 Butuh informasi layanan perbankan lainnya? Kunjungi juga halaman layanan resmi Bank Sinarmas berikut.
Maksimum nilai simpanan yang dijamin LPS
per Nasabah per bank adalah Rp2 miliar.
Untuk mengetahui tingkat suku bunga penjaminan LPS dapat dilihat di sini
© 2018 PT. Bank Sinarmas Tbk.