
Menjalani ibadah puasa bukan berarti harus berhenti bergerak atau berolahraga. Justru, aktivitas fisik yang tepat dapat membantu tubuh tetap bugar, menjaga stamina, dan membuat puasa terasa lebih ringan. Kuncinya bukan pada seberapa berat olahraga yang dilakukan, melainkan pada jenis olahraga dan waktu yang tepat untuk melakukannya.
Saat puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama berjam-jam. Karena itu, olahraga perlu disesuaikan agar tidak menguras energi berlebihan. Dengan pilihan aktivitas yang tepat, olahraga saat puasa tetap aman dan memberikan manfaat maksimal bagi kesehatan.
Jalan santai adalah olahraga paling aman dan mudah dilakukan saat puasa. Gerakannya ringan, tidak membebani tubuh, dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Jalan santai membantu melancarkan peredaran darah, menjaga kebugaran, dan mengurangi rasa lemas.
Waktu terbaik untuk jalan santai adalah menjelang berbuka puasa atau setelah berbuka dengan jeda waktu tertentu. Pada waktu ini, tubuh tidak terlalu kekurangan energi dan bisa segera mendapatkan asupan cairan.
Stretching atau peregangan sangat cocok dilakukan saat puasa karena tidak membutuhkan banyak tenaga. Gerakan peregangan membantu mengurangi ketegangan otot, terutama bagi yang banyak duduk atau bekerja di depan layar.
Stretching bisa dilakukan di pagi hari setelah sahur atau sore hari menjelang berbuka. Aktivitas ini membantu tubuh tetap lentur tanpa risiko kelelahan.
Yoga menjadi pilihan olahraga saat puasa karena mengombinasikan gerakan ringan, pernapasan, dan relaksasi. Olahraga ini membantu menjaga fleksibilitas, meningkatkan fokus, serta menenangkan pikiran.
Waktu terbaik melakukan yoga adalah sore hari menjelang berbuka atau malam hari setelah berbuka dan salat tarawih. Pada waktu tersebut, tubuh lebih rileks dan tidak terlalu kekurangan energi.
Bersepeda santai bisa menjadi alternatif olahraga saat puasa, asalkan dilakukan dengan intensitas rendah dan jarak yang tidak terlalu jauh. Aktivitas ini membantu menjaga kebugaran jantung dan memperbaiki suasana hati.
Sore hari menjelang berbuka menjadi waktu yang ideal untuk bersepeda. Jika dilakukan setelah berbuka, pastikan memberi jeda agar tubuh tidak kaget setelah makan.
Latihan beban ringan tetap bisa dilakukan saat puasa, terutama bagi yang sudah terbiasa berolahraga. Gerakan sederhana seperti squat ringan, push-up, atau angkat beban kecil dapat membantu menjaga massa otot.
Waktu terbaik untuk latihan beban adalah setelah berbuka puasa atau setelah tarawih, ketika tubuh sudah mendapatkan asupan energi dan cairan.
Senam ringan dengan tempo pelan cocok dilakukan saat puasa karena melibatkan gerakan seluruh tubuh tanpa intensitas tinggi. Senam membantu menjaga kelenturan, meningkatkan sirkulasi darah, dan membuat tubuh tetap aktif.
Senam ringan bisa dilakukan sore hari menjelang berbuka atau pagi hari setelah sahur, tergantung kenyamanan tubuh masing-masing.
Bagi yang sudah terbiasa berlari, jogging ringan masih bisa dilakukan saat puasa. Kuncinya adalah menurunkan intensitas dan durasi agar tubuh tidak kehilangan terlalu banyak cairan.
Jogging sebaiknya dilakukan menjelang berbuka puasa, sehingga tubuh bisa segera mendapatkan minum setelah selesai berolahraga.
Secara umum, ada tiga waktu yang dianggap paling aman untuk berolahraga saat puasa. Pertama, sebelum berbuka puasa, karena tubuh bisa segera mengganti cairan yang hilang. Kedua, setelah berbuka puasa, saat energi sudah terisi kembali. Ketiga, setelah sahur, dengan catatan olahraga dilakukan ringan dan tidak terlalu lama.
Memilih waktu yang tepat sangat penting agar olahraga tetap memberi manfaat tanpa mengganggu ibadah puasa.
Menjalani puasa bukan alasan untuk berhenti bergerak. Dengan memilih olahraga yang cocok saat puasa dan melakukannya di waktu yang tepat, tubuh tetap bisa sehat, bugar, dan berenergi sepanjang hari. Kuncinya adalah mendengarkan kondisi tubuh, menghindari olahraga berintensitas tinggi, serta menjaga asupan nutrisi dan cairan saat sahur dan berbuka.
Dengan pola yang tepat, olahraga dan puasa justru bisa berjalan beriringan, saling mendukung untuk kesehatan fisik dan mental yang lebih baik. 💪✨
💼 Bangun fondasi keuangan yang kuat dengan Deposito Online
Produk Deposito Online dari Bank Sinarmas menawarkan kemudahan, keamanan, dan return yang kompetitif, solusi tepat untuk menyimpan dana cadangan kamu dengan tenang sambil meraih imbal hasil yang menarik.
👉 Pelajari selengkapnya tentang Deposito Online Bank Sinarmas di sini.
📈 Optimalkan potensi pertumbuhan asetmu melalui Reksa Dana Jika kamu mencari opsi investasi yang dikelola profesional dengan diversifikasi portofolio, reksa dana bisa menjadi pilihan yang relevan. Dengan berbagai jenis reksa dana sesuai profil risiko kamu, produk ini memberikan kesempatan untuk berinvestasi lebih strategis dan terarah.
👉 Temukan pilihan reksa dana yang tepat untuk tujuan keuangan di sini.
👉 Download SimobiPlus sekarang juga di sini dan nikmati kemudahan berinvestasi deposito serta reksa dana cukup dari smartphone-mu. Memulai investasi jadi #SenyamanItu!
✨ Mulai atur keuangan kamu sekarang, karena perencanaan yang matang hari ini akan membentuk masa depan yang lebih stabil dan sejahtera.
Date Create : 24/02/2026Maksimum nilai simpanan yang dijamin LPS
per Nasabah per bank adalah Rp2 miliar.
Untuk mengetahui tingkat suku bunga penjaminan LPS dapat dilihat di sini
© 2018 PT. Bank Sinarmas Tbk.