ARTIKEL

Tips Kelola THR Jadi Investasi Reksadana buat Pemula

Tips Kelola THR Jadi Investasi Reksadana buat Pemula

Tunjangan Hari Raya (THR) biasanya dicairkan mulai 7 hari sebelum hari raya. Besarannya sama dengan 1 bulan upah bagi pekerja dengan masa kerja 12 bulan, sedangkan bagi pekerja dengan masa kerja di bawahnya akan dihitung secara proporsional sesuai lama kerja. Dengan jumlah pemasukan yang hampir dua kali lebih besar, kamu perlu mengelola THR agar tidak hilang begitu saja.

Salah satu cara mengelola THR terbaik adalah menginvestasikannya. Namun, bagi pemula yang belum berpengalaman investasi, jangan dulu ‘terjun’ ke investasi yang berisiko tinggi seperti saham. Sebaliknya, latihan dulu di investasi berisiko rendah, yakni investasi reksadana.

Return investasi reksadana mungkin nggak begitu besar. Namun, dengan strategi yang tepat, reksadana bisa menjadi investasi menguntungkan.

Investasi reksadana merupakan salah satu instrumen menguntungkan yang paling diminati investor pemula. Dibandingkan dengan deposito, bunga reksadana relatif lebih tinggi. Risikonya pun lebih rendah dibandingkan dengan investasi saham.

Secara umum, keuntungan reksadana adalah sebagai berikut.

  • Sebagai solusi bagi investor untuk menempatkan dana di pasar uang/pasar modal ataupun keduanya sekaligus.
  • Modal kecil, profit kompetitif.
  • Risiko reksadana jenis apa pun cenderung rendah.
  • Transaksi bisa dilakukan secara online.
  • Memudahkan dalam melakukan diversifikasi portofolio investasi.

Reksadana sendiri ada banyak jenisnya. Mulai dari reksadana pasar uang, pendapatan tetap, campuran, sampai saham. Masing-masing memiliki tingkat risiko yang berbeda. Sebagai permulaan, kamu bisa pilih reksadana yang risiko paling rendah, reksadana pasar uang.

Mau tahu lebih jauh soal investasi reksadana? Bagi kamu yang mau mulai investasi, simak tips berikut!

1. Mulai Berinvestasi dengan Nominal Kecil

Investasi memiliki risiko. Sewaktu-waktu, nilainya bisa turun atau bisa saja kehilangan nilai. Jadi, kalau baru mau investasi reksadana, sangat disarankan untuk memulainya dengan nominal yang kecil.

Investasi dari nominal kecil memberi banyak kelebihan. Sederhananya, karena jumlah uang yang diinvestasikan sedikit, risiko yang ditanggung juga rendah. Walaupun terjadi penurunan atau kehilangan nilai, semua itu masih berada dalam batas wajar.

2. Tingkatkan Pengetahuan Mengenai Reksadana

Financial Coach/Advisor, Philip Mulyana, menyatakan reksadana sering disarankan untuk pemula karena dikelola oleh manajer investasi, liquid (bisa dicairkan sewaktu-waktu), dan minim analisis. Manajer investasi akan mengelola dana yang ditempatkan pada surat berharga. Meski demikian, kalau mau menikmati investasi menguntungkan, kamu tetap harus membekali diri dengan pengetahuan cukup sebelum mulai berinvestasi.

Setelah memahami apa itu reksadana dan jenis-jenisnya, kembangkan pengetahuan dengan mempelajari hal-hal terkait reksadana. Misalnya, mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhi naik-turunnya nilai reksadana, serta portfolio perusahaan yang menjadi investor dari produk reksa dana tersebut. Dengan begitu, kamu nggak hanya menaruh uang investasi, tapi kamu juga familiar dengan siapa kamu berinvestasi melalui kehidupan sehari-hari dan mengamati kinerjanya.

Setiap jenis reksadana juga memiliki karakter yang berbeda. Saat satu jenis reksadana meningkat cukup signifikan, bisa saja penurunan nilai terjadi di jenis reksadana yang lain. Dengan terus meningkatkan pengetahuan tentang reksadana, akan lebih mudah mengelola dan mengembangkan dana.

3. Jangan Hanya Tahu Teori, Pengalaman juga Perlu

Melalui pengalaman, pengetahuan yang sudah dipelajari akan terbukti. Tapi, kalau ada beberapa pengetahuan yang sudah nggak up-to-date, saatnya untuk memperbarui.

Pengalaman berinvestasi akan membuka pengetahuan yang sebelumnya hanya teori. Contohnya, kamu jadi tahu bagaimana melakukan screening produk reksadana, komponen apa yang perlu diperhatikan sebelum membeli produk reksadana, hingga tata cara membeli reksadana.

Ada lebih dari 500 produk reksadana di Indonesia. Untuk bisa mengetahui produk mana yang sebaiknya dibeli, kamu harus mencoba. Dengan cara inilah, kamu akan mengetahui karakteristik dari produk reksadana.

4. Minimalkan Biaya-biaya Saat Membeli Investasi Reksadana

Jual-beli investasi reksadana pada dasarnya nggak berbeda jauh dengan jual-beli pada umumnya. Setiap produk reksadana memiliki harga masing-masing, tapi saat membeli sebuah produk reksadana, perhatikan juga biaya lainnya.

Paling tidak, ada tiga biaya (fee) pada transaksi jual-beli reksadana, yaitu fee beli, fee jual, dan fee switching (pengalihan saldo dari satu produk investasi ke produk lainnya). Besaran biaya ini sangat bervariasi tergantung pada jenis produk reksadana dan kebijakan dari penerbit reksadana.

Bagi yang belum tahu, penerbit reksadana dan bank kustodian tidak sama. Reksadana diterbitkan oleh manajer investasi. Bank kustodian adalah pihak yang bekerja sama dengan manajer investasi untuk menyimpan dana yang diinvestasikan dan disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kamu akan familier dengan dua peran ini saat mulai investasi.

Meski demikian, ada juga beberapa jenis dan produk reksadana yang nggak membebankan fee–setidaknya hanya akan dibebankan dalam kondisi-kondisi tertentu. Kalau memungkinkan, carilah produk reksadana yang tidak ada fee-nya atau fee-nya rendah. Selain itu, jangan terlalu sering beli, jual, atau switching investasi agar hasil portofolio tiap produk investasi seimbang.

5. Pilih Produk Reksadana yang Cocok Untukmu

Investasi menguntungkan nggak selalu berhubungan dengan return (keuntungan) tahunan yang tinggi. Perlu diketahui, return tahunan pada dasarnya adalah angka rata-rata. Jadi, sangat mungkin ada produk investasi reksadana yang mengalami peningkatan nilai signifikan di tahun tertentu, tapi terjun bebas di tahun yang lain.

Perbedaaan return reksadana tersebut tergantung pada:

  • Jenis reksadana
  • Komposisi efek di setiap reksadana
  • Biaya atau expense ratio yang dikenakan

Apa yang Perlu Kamu Perhatikan?

Untuk mengetahui return reksadana yang ingin kamu beli, cek informasinya di fund factsheet tiap-tiap reksadana, tepatnya di bagian kinerja reksadana. Namun, kembali lagi, kinerja masa lalu tidak memastikan keuntungan di masa depan. Paling nggak, kinerja masa lalu bisa menjadi pertimbangan ketika akan membeli unit reksadana.

Oleh karena itu, agar bisa menikmati hasil investasi reksadana yang maksimal, pilihlah produk yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuanmu. Misalnya, investasi yang bertujuan membeli gadget baru dengan investasi dana pensiun tentu berbeda. Jika ingin membeli gadget baru dalam waktu satu tahun, sebaiknya kamu pilih investasi jangka pendek seperti reksa dana pasar uang. Jika kamu ingin mempersiapkan dana pensiun, kamu bisa memilih investasi jangka panjang seperti reksa dana saham.

Produk reksadana yang sebaiknya dipilih juga tidak sama untuk menghindari jika satu produk reksadana mengalami kerugian, kamu masih memiliki profit investasi di produk yang lain.

Nah, daripada bingung mau mulai investasi ke mana, kamu bisa coba investasi di Bank Sinarmas. Ada beragam pilihan produk investasi reksadana yang menawarkan benefit berbeda. Mulai dari jenis investasi reksadana pasar uang, pendapatan tetap, hingga saham. Kamu bisa mulai investasi dari Rp100 ribu dan bisa menikmati gratis biaya jual, loh! Cek di sini untuk pilihan reksadananya. Tertarik membeli produk reksadana dari Bank Sinarmas? Kunjungi cabang terdekat dengan membawa persyaratan yang diminta.

Pastikan dulu kamu punya rekening Bank Sinarmas, ya. Kamu bisa mulai dengan buka Tabungan Online Bank Sinarmas. Ini akan menjadi pintu utama bagi produk-produk Bank Sinarmas lainnya, salah satunya reksadana. Cara buka Tabungan Online nggak ribet, kamu nggak perlu datang ke cabang bawa dokumen. Cukup download SimobiPlus dan lakukan langkah-langkah di bawah ini.

Cara Buka Tabungan Online Bank Sinarmas

  • Download aplikasi SimobiPlus dari Play Store atau App Store.
  • Saat muncul detail syarat dan ketentuan dari SimobiPlus, klik “I Agree” atau “Setuju”.
  • Klik “Register” dan pilih “I Don’t Have Sinarmas Bank Account”.
  • Pilih pembukaan produk tabungan> Tabungan Online.
  • Berikutnya akan muncul detail spesifikasi, tarif, biaya, serta ketentuan dari produk Tabungan Online, klik “I Agree” atau “Setuju”.
  • Input nama lengkap dan nomor ponsel kamu, serta masukkan captcha.
  • Sistem Bank Sinarmas akan mengirimkan kode OTP melalui SMS untuk verifikasi.
  • Input kode OTP tersebut di SimobiPlus.
  • Buat username, password, dan EasyPIN SimobiPlus.
  • Upload foto e-KTP, masukan nomor KTP, tanggal lahir, serta nama ibu kandung. Agar proses verifikasi lancar, pastikan data yang kamu input sesuai dengan di e-KTP dan/atau Kartu Keluarga.
  • Lanjutkan dengan upload foto diri (selfie) dan foto diri sambil memegang e-KTP.
  • Input alamat email, masukan kode OTP yang dikirimkan melalui email.
  • Isi data diri sesuai field yang ditanyakan.
  • Pengajuan pembukaan rekening tabungan berhasil

Selanjutnya, pengajuanmu akan diverifikasi terlebih dahulu. Kalau pengajuan buka rekening disetujui, kamu akan diminta tanda tangan digital (Digisign). Kalau tanda tangannya sesuai dengan di e-KTP, pembukaan rekening tabungan berhasil dilakukan. Kartu ATM bisa diambil di cabang terdekat.

Lakukan setoran ke rekening tabungan online untuk pertama kalinya, baik melalui internet banking, mobile banking, maupun ATM bank lain. Mudah kan cara buka Tabungan Online Bank Sinarmas? Dengan satu rekening saja kamu #BISA melakukan transaksi finansial beragam dari SimobiPlus, mulai dari transfer real-time BI Fast, bayar tagihan, top up dompet digital, sampai membuat kartu kredit.

Tunggu apa lagi? Yuk, download SimobiPlus dan kelola keuanganmu dengan lebih baik!

 

Bagikan          

Jadikan hidupmu lebih berwarna dengan Kartu Kredit Bank Sinarmas dan nikmati limit mulai Rp500 ribu

Ayo, ajukan 100% online via SimobiPlus sekarang!

Kantor Pusat Sinar Mas Land Plaza
Jl. M.H Thamrin kav 51,
Menara 1, Lantai 1 & 2,
Jakarta 10350 - Indonesia
Bank Sinarmas CARE 1500153
(021) 501 88888
Media Sosial Kami                    
Bank Sinarmas merupakan peserta penjaminan LPS, terdaftar dan diawasi oleh OJK.
Link
Sinarmas Asset Management Terbaik Investasi Reksadana
Sinarmas Sekuritas Terbaik Online Trading Investasi Saham


© 2018 PT. Bank Sinarmas Tbk.

×
Butuh Bantuan?
Staff kami selalu siap membantu
Livechat
Bank Sinarmas CARE