ARTIKEL

Lanjut S2 di 7 Negara Ini Nggak Bakal Bikin Kantongmu Jebol

Nggak selamanya lho kuliah S2 di luar negeri itu mahal dan menguras tabungan. Ada kok negara-negara yang memberikan biaya kuliah lebih murah, bahkan gratis. Beberapa negara juga menawarkan living cost atau biaya hidup yang cukup murah dan sangat terjangkau. Kalau kamu bisa memadukan dua hal tersebut, rencana S2 kamu di luar negeri bisa terwujud.

Ini nih bocoran 7 negara dengan budget murah untuk kuliah. Meski murah tapi kualitas pendidikan di sana nggak kalah dengan negara yang “mahal” dan bergengsi.

1. Jerman

Umumnya negara Eropa identik dengan biaya hidup yang mahal, tapi tidak dengan Jerman. Jerman adalah tempat bagi universitas terbaik di dunia, biaya hidup di sana juga terkenal relatif murah. Ini karena Jerman punya filosofi jika pendidikan tinggi harus terjangkau dan mudah diakses.

Untuk S2, jika kamu memilih jurusan yang masih berhubungan dengan jurusan S1, kamu bisa mendapatkan fasilitas bebas uang kuliah. Jika mengambil jurusan yang berbeda maka harus membayar uang kuliah sekitar €500 atau Rp8,5 juta per semester.

2. Polandia

Selain Jerman, Polandia juga punya banyak universitas yang bagus untuk melanjutkan S2. Biaya hidup di sini tergolong murah dibanding di negara Eropa lainnya. Rata-rata kamu butuh €7,800 atau Rp130 juta per tahun.

Sementara untuk kuliahnya kamu bisa mendapatkan kesempatan kuliah gratis jika bisa berbahasa Poland. Jika kamu memilih jurusan kuliah berbasis bahasa Inggris membutuhkan budget sekitar €2,000-3000 atau Rp30 juta sampai Rp50 juta per tahun.

3. Taiwan

Salah satu negara maju di Asia ini juga menawarkan biaya kuliah yang terjangkau. Bahkan Taipei sebagai ibu kotanya masuk dalam jajaran 25 kota dengan biaya kuliah paling terjangkau versi QS Best Student Cities di tahun 2015.

Taiwan juga menawarkan berbagai skema beasiswa bagi pelajar internasional. Untuk biaya kuliahnya sendiri berkisar antara TWD50.000-79.000, atau sebesar Rp24 juta hingga Rp36 juta per tahun. Sedangkan biaya hidup di sana kurang lebih TWD74.000 atau Rp35 juta per tahun. Murah banget kan dibanding di Indonesia?

4. Norwegia

Seperti Jerman, Norwegia juga menganut filosofi bahwa pendidikan harus gratis untuk semua kalangan. Di sini kamu nggak perlu membayar uang kuliah, tapi cukup membayar biaya administrasi sebesar NOK300-600, atau Rp500 ribu sampai Rp1 juta per semester. Ini berlaku untuk S1 hingga S3.

Asyiknya lagi, kebijakan ini berlaku juga untuk pelajar Internasional. Kalau ingin kuliah di Norwegia dengan menggunakan dana beasiswa, kamu bisa daftar beasiswa Quota Scheme. Di sini banyak kampus yang menawarkan program S2 dengan bahasa pengantar bahasa Inggris.

5. Argentina

Setiap tahunnya, kurang lebih 90.000 mahasiswa internasional datang ke Argentina untuk belajar. Mereka nggak cuma tertarik dengan budaya latin yang ada di negara ini tetapi juga karena biaya hidup dan kuliah di sini cukup terjangkau.

Mahasiswa dapat hidup dengan uang sekitar USD5.000 per tahun atau setara kurang lebih Rp70 juta per tahun. Sementara biaya kuliahnya sekitar Rp35 juta per tahun

6. Malaysia

Nggak pengen jauh-jauh ambil S2? Ke Malaysia aja! Negara ini punya banyak sekali universitas bergengsi yang sudah diakui dunia menjadi rumah bagi branch campus ternama dunia seperti University of Nottingham dari Inggris dan Monash University dari Australia.

Kuala Lumpur sendiri masuk dalam jajaran kota paling murah menurut QS Best Student Cities 2016. Demi hidup nyaman di sini, kamu butuh RM1.500 atau 5,5 juta rupiah per bulan. Dan untuk biaya kuliahnya berkisar RM17.000 atau 60 juta rupiah per tahun akademik.

7. Prancis[1] [2]

Prancis jadi salah satu negara terpopuler sebagai destinasi S2 bagi para pelajar internasional. Ibu kotanya, Paris, sudah terpilih selama empat kali berturut-turut sebagai kota pelajar terbaik di dunia. Bukan cuma Paris, beberapa kota lain seperti Lyon dan Grenoble terkenal sebagai kota dengan biaya pendidikan termurah di Prancis. Beberapa kampus yang terkenal murah di Prancis antara lain Université Jean Monnet, Université Joseph Fourier, dan Université Paris.

Kisaran rata-rata biaya kuliah universitas negeri di Prancis untuk S1 adalah €189 atau Rp3 juta per tahun[3] [4] [5] . Sedangkan biaya kuliah S2 antara €259 atau 4,5 juta rupiah per tahun. Nah, kalau kamu mau lanjut S3, biaya yang perlu kamu keluarkan sekitar €390 atau Rp6,5 juta rupiah per tahun.

Lain cerita kalau kamu memilih untuk melanjutkan kuliah di universitas swasta Prancis seperti grandes écoles dan grands établissements. Universitas ini mematok harga yang lebih mahal. Rata-rata biaya kuliah per tahun yang harus kamu keluarkan berkisar antara €4,500-7,000 atau sekitar 75-117 juta rupiah. Fantastis, bukan?

Untuk biaya hidup sendiri butuh sekitar €200-300 atau Rp3 juta hingga Rp5,5 juta per bulan. Perlu diingat bahwa biaya hidup ini bisa jauh lebih mahal kalau kamu tinggal di Paris, bisa mencapai €800 atau Rp12 juta per bulan.

#BiasakanSekarangLuarBiasaNanti Nabung untuk S2 dengan Tabungan Online Bank Sinarmas

Sudah ada bayangan kan soal budget sekolah S2 di luar negeri? Ternyata banyak juga ya negara-negara yang biaya kuliahnya jauh lebih murah dari Indonesia. Well supaya impianmu kuliah S2 di luar negeri tercapai, mulai sekarang rajin-rajin nabung deh! Miliki tabungan khusus untuk pendidikan S2 dengan Tabungan Online dari #BankSinarmas.

Tabungan Online Bank Sinarmas adalah pilihan tepat bagi milenial yang nggak suka ribet, karena untuk memiliki rekening tabungan online kamu hanya perlu registrasi melalui aplikasi #SimobiPlus. Langkah selanjutnya adalah membayar setoran Rp50 ribu melalui virtual account. Setelah itu kamu hanya perlu menunggu verifikasi dari Bank Sinarmas. Ketika proses verifikasi selesai, kamu bisa mengambil sekaligus mengaktivasi ATM di cabang Bank Sinarmas terdekat. Mudah, bukan?

Setelah memiliki Tabungan Online Bank Sinarmas, jangan lupa aktivasi SimobiPlus untuk memudahkan kamu melakukan berbagai transaksi keuangan. Dengan aktivasi SimobiPlus kamu berhak mendapat 10 nomor undian untuk diikutsertakan di program #LuckyDrawSimobiPlus.

Program ini menawarkan beragam hadiah menarik yang akan diundi setiap bulan, mulai Juli hingga September 2019. Ada Samsung Galaxy S10, iPhone XS Max, emas batangan Antam 5 gram, Yamaha NMAX, smartwatch Apple, Fujifilm Instax Mini, Samsung Galaxy M20, voucher pulsa senilai Rp100 ribu hingga Grand Prize berupa 1 unit mobil Wuling Cortez. Wah, menggiurkan banget kan?

Selain aktivasi SimobiPlus, cara lain untuk mendapat 10 nomor undian adalah dengan menjaga saldo rata-rata harian di Tabungan Online kamu minimal Rp3 juta atau melakukan transaksi bill payment PLN, PDAM, BPJS Kesehatan, dan pulsa pascabayar. Sementara untuk setiap penambahan saldo tabungan kelipatan Rp100 ribu atau top-up token PLN, OVO, GO-PAY, dan pulsa prabayar (per kelipatan Rp10 ribu), kamu bisa memperoleh tambahan 1 nomor undian. Seluruh nomor undian yang diperoleh nantinya akan kamu terima maksimal 30 hari dan dapat dilihat di menu Profile-Undian di SimobiPlus.

Dengan memiliki Tabungan Online, bukan hanya impian kuliah S2 di luar negeri saja yang bisa terwujud tetapi kamu juga berkesempatan menjadi pemenang program #LuckyDrawSimobiPlus dari Bank Sinarmas. Untuk tahu info selengkapnya mengenai program ini, kunjungi bit.ly/luckydrawsimobiplus.

Yuk, #BiasakanSekarangLuarBiasaNanti rajin-rajin menabung di Tabungan Online! Semakin sering kamu menabung, semakin besar pula kesempatan kamu untuk memenangkan hadiah menariknya. Ayo, download #SimobiPlus dan apply Tabungan Online sekarang juga!

Bagikan          
Kantor Pusat Sinar Mas Land Plaza
Jl. M.H Thamrin kav 51,
Menara 1, Lantai 1 & 2,
Jakarta 10350 - Indonesia
Bank Sinarmas CARE 1500153
(021) 501 88888
Media Sosial Kami                    
Bank Sinarmas merupakan peserta penjaminan LPS, terdaftar dan diawasi oleh OJK.
    
Link
Sinarmas Asset Management Terbaik Investasi Reksadana
Sinarmas Sekuritas Terbaik Online Trading Investasi Saham


© 2018 PT. Bank Sinarmas Tbk.

×
Butuh Bantuan?
Staff kami selalu siap membantu
Livechat
Bank Sinarmas CARE