ARTIKEL

Tips Mengatur THR agar Tidak Cepat Habis

Tips Mengatur THR agar Tidak Cepat Habis

Tunjangan Hari Raya (THR) selalu menjadi momen yang dinanti menjelang Lebaran. Namun sayangnya, tidak sedikit orang yang mengeluh THR habis sebelum hari raya tiba karena pengeluaran yang tidak terkontrol. Mulai dari belanja kebutuhan Ramadan, persiapan mudik, hingga belanja impulsif, semua bisa membuat THR cepat ludes.

Agar hal tersebut tidak terjadi, penting untuk memahami cara mengatur THR dengan bijak. Simak tips mengatur THR agar tidak habis sebelum Lebaran, lengkap dengan strategi keuangan sederhana yang bisa langsung dipraktikkan!

Kenapa THR Cepat Habis Menjelang Lebaran?

Sebelum masuk ke tips, kita perlu memahami penyebab utama THR cepat habis, di antaranya:

  • Pengeluaran Ramadan meningkat drastis

  • Tidak membuat anggaran THR

  • Terlalu banyak belanja konsumtif

  • Tidak memisahkan kebutuhan dan keinginan

  • Pengeluaran mendadak seperti kesehatan atau transportasi

Dengan mengetahui penyebabnya, kita bisa lebih mudah mengatur strategi keuangan yang tepat.

1. Buat Anggaran THR Sejak Awal

Tips mengatur THR yang paling penting adalah membuat anggaran sejak THR diterima. Jangan menunggu hingga pengeluaran mulai berjalan.

Pisahkan THR ke dalam beberapa pos, seperti:

  • Kebutuhan pokok Ramadan

  • Zakat, infak, dan sedekah

  • Persiapan Lebaran (baju, kue, hampers)

  • Mudik atau transportasi

  • Tabungan dan dana darurat

Dengan anggaran yang jelas, kamu bisa mengontrol pengeluaran agar THR tidak habis sebelum Lebaran.

2. Prioritaskan Kebutuhan, Bukan Keinginan

Salah satu kesalahan terbesar dalam mengelola THR adalah mencampuradukkan kebutuhan dan keinginan. Diskon besar menjelang Lebaran sering kali memicu belanja impulsif.

Tipsnya:

  • Tunda belanja non-prioritas

  • Buat daftar belanja wajib

  • Hindari checkout impulsif

Ingat, tujuan utama THR adalah membantu kebutuhan hari raya, bukan untuk menghabiskan uang.

3. Sisihkan THR untuk Zakat dan Sedekah

Zakat, infak, dan sedekah adalah bagian penting dalam Ramadan. Sisihkan dana ini di awal agar tidak terpakai untuk keperluan lain.

Dengan menyisihkan zakat lebih dulu:

  • Keuangan lebih terencana

  • Hati lebih tenang

  • Tidak mengganggu anggaran kebutuhan lainnya

4. Jangan Gunakan Seluruh THR untuk Belanja Lebaran

Tidak ada kewajiban menghabiskan THR untuk belanja baju baru atau kebutuhan konsumtif lainnya. Gunakan THR secara proporsional.

Strategi yang bisa diterapkan:

  • Batasi anggaran belanja Lebaran

  • Manfaatkan barang yang masih layak

  • Fokus pada kebersamaan, bukan gengsi

5. Sisihkan Sebagian THR untuk Tabungan dan Dana Darurat

Tips mengatur THR agar tidak habis sebelum Lebaran selanjutnya adalah menyimpan sebagian THR untuk masa depan.

Idealnya:

  • 20–30% THR dialokasikan untuk tabungan

  • Sisihkan dana darurat jika belum ada

Dana ini sangat penting untuk kebutuhan mendadak setelah Lebaran.

6. Waspadai Pengeluaran Tambahan Saat Mudik

Bagi yang mudik, pengeluaran sering kali membengkak tanpa disadari. Mulai dari bensin, tol, makan, hingga oleh-oleh.

Tips menghemat biaya mudik:

  • Buat estimasi biaya perjalanan

  • Bawa bekal secukupnya

  • Hindari belanja oleh-oleh berlebihan

7. Gunakan Aplikasi Perbankan untuk Kontrol Keuangan

Mengelola THR akan lebih mudah jika dibantu dengan aplikasi perbankan. Dengan mobile banking, kamu bisa:

  • Memantau saldo secara real-time

  • Mengontrol pengeluaran

  • Melakukan pembayaran rutin tanpa ribet

8. Hindari Utang Konsumtif Menjelang Lebaran

Menggunakan paylater atau kartu kredit tanpa perhitungan justru bisa menjadi beban setelah Lebaran. Jika tidak mendesak, sebaiknya hindari utang konsumtif.

Sisihkan THR untuk Investasi agar Nilainya Terus Bertumbuh

Selain digunakan untuk kebutuhan Lebaran, THR juga sebaiknya disisihkan untuk investasi jangka pendek maupun menengah. Salah satu pilihan aman dan minim risiko adalah deposito online. Dengan menempatkan sebagian THR ke deposito, kamu tidak hanya menyimpan uang, tetapi juga memperoleh bunga yang lebih optimal dibanding tabungan biasa. 

Prosesnya kini semakin mudah karena deposito bisa dibuka secara online dengan penempatan mulai Rp500 ribu, tanpa harus datang ke kantor cabang. Ini menjadi langkah cerdas agar THR tidak habis begitu saja dan tetap memberikan manfaat setelah Lebaran.

📱 Belum Punya Rekening? Buka Tabungan Online dengan Mudah

Jika kamu belum memiliki rekening bank, kini tidak perlu khawatir. kamu bisa membuka tabungan online secara digital tanpa ribet dan tanpa perlu datang ke kantor cabang. Dengan tabungan digital, kamu dapat menikmati berbagai kemudahan seperti tabungan tanpa biaya admin, tabungan tanpa setoran awal, serta pengelolaan keuangan langsung dari aplikasi. 

Solusi tabungan online ini sangat cocok bagi kamu yang ingin mulai mengatur THR, menabung, hingga mempersiapkan investasi secara praktis dan aman.

Buka tabungan online via SimobiPlus sekarang juga!

Date Create : 18/02/2026
Bagikan          
flb
logobsim
Kantor Pusat Sinar Mas Land Plaza
Jl. M.H Thamrin kav 51,
Menara 1, Lantai 1 & 2,
Jakarta 10350 - Indonesia
Bank Sinarmas CARE 1500153
(021) 501 88888 Media Sosial Kami facebook     instagram     twitter     tiktok     youtube    
PT. Bank Sinarmas Tbk. berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Maksimum nilai simpanan yang dijamin LPS
per Nasabah per bank adalah Rp2 miliar.
Untuk mengetahui tingkat suku bunga penjaminan LPS dapat dilihat di sini

Link
Sinarmas Asset Management Terbaik Investasi Reksadana
Sinarmas Sekuritas Terbaik Online Trading Investasi Saham
Bank Nano Syariah


© 2018 PT. Bank Sinarmas Tbk.