Tunjangan Hari Raya (THR) selalu menjadi momen yang dinanti menjelang Lebaran. Namun sayangnya, tidak sedikit orang yang mengeluh THR habis sebelum hari raya tiba karena pengeluaran yang tidak terkontrol. Mulai dari belanja kebutuhan Ramadan, persiapan mudik, hingga belanja impulsif, semua bisa membuat THR cepat ludes.
Agar hal tersebut tidak terjadi, penting untuk memahami cara mengatur THR dengan bijak. Simak tips mengatur THR agar tidak habis sebelum Lebaran, lengkap dengan strategi keuangan sederhana yang bisa langsung dipraktikkan!
Sebelum masuk ke tips, kita perlu memahami penyebab utama THR cepat habis, di antaranya:
Pengeluaran Ramadan meningkat drastis
Tidak membuat anggaran THR
Terlalu banyak belanja konsumtif
Tidak memisahkan kebutuhan dan keinginan
Pengeluaran mendadak seperti kesehatan atau transportasi
Dengan mengetahui penyebabnya, kita bisa lebih mudah mengatur strategi keuangan yang tepat.
Tips mengatur THR yang paling penting adalah membuat anggaran sejak THR diterima. Jangan menunggu hingga pengeluaran mulai berjalan.
Pisahkan THR ke dalam beberapa pos, seperti:
Kebutuhan pokok Ramadan
Zakat, infak, dan sedekah
Persiapan Lebaran (baju, kue, hampers)
Mudik atau transportasi
Tabungan dan dana darurat
Dengan anggaran yang jelas, kamu bisa mengontrol pengeluaran agar THR tidak habis sebelum Lebaran.
Salah satu kesalahan terbesar dalam mengelola THR adalah mencampuradukkan kebutuhan dan keinginan. Diskon besar menjelang Lebaran sering kali memicu belanja impulsif.
Tipsnya:
Tunda belanja non-prioritas
Buat daftar belanja wajib
Hindari checkout impulsif
Ingat, tujuan utama THR adalah membantu kebutuhan hari raya, bukan untuk menghabiskan uang.
Zakat, infak, dan sedekah adalah bagian penting dalam Ramadan. Sisihkan dana ini di awal agar tidak terpakai untuk keperluan lain.
Dengan menyisihkan zakat lebih dulu:
Keuangan lebih terencana
Hati lebih tenang
Tidak mengganggu anggaran kebutuhan lainnya
Tidak ada kewajiban menghabiskan THR untuk belanja baju baru atau kebutuhan konsumtif lainnya. Gunakan THR secara proporsional.
Strategi yang bisa diterapkan:
Batasi anggaran belanja Lebaran
Manfaatkan barang yang masih layak
Fokus pada kebersamaan, bukan gengsi
Tips mengatur THR agar tidak habis sebelum Lebaran selanjutnya adalah menyimpan sebagian THR untuk masa depan.
Idealnya:
20–30% THR dialokasikan untuk tabungan
Sisihkan dana darurat jika belum ada
Dana ini sangat penting untuk kebutuhan mendadak setelah Lebaran.
Bagi yang mudik, pengeluaran sering kali membengkak tanpa disadari. Mulai dari bensin, tol, makan, hingga oleh-oleh.
Tips menghemat biaya mudik:
Buat estimasi biaya perjalanan
Bawa bekal secukupnya
Hindari belanja oleh-oleh berlebihan
Mengelola THR akan lebih mudah jika dibantu dengan aplikasi perbankan. Dengan mobile banking, kamu bisa:
Memantau saldo secara real-time
Mengontrol pengeluaran
Melakukan pembayaran rutin tanpa ribet
Menggunakan paylater atau kartu kredit tanpa perhitungan justru bisa menjadi beban setelah Lebaran. Jika tidak mendesak, sebaiknya hindari utang konsumtif.
Selain digunakan untuk kebutuhan Lebaran, THR juga sebaiknya disisihkan untuk investasi jangka pendek maupun menengah. Salah satu pilihan aman dan minim risiko adalah deposito online. Dengan menempatkan sebagian THR ke deposito, kamu tidak hanya menyimpan uang, tetapi juga memperoleh bunga yang lebih optimal dibanding tabungan biasa.
Prosesnya kini semakin mudah karena deposito bisa dibuka secara online dengan penempatan mulai Rp500 ribu, tanpa harus datang ke kantor cabang. Ini menjadi langkah cerdas agar THR tidak habis begitu saja dan tetap memberikan manfaat setelah Lebaran.
Jika kamu belum memiliki rekening bank, kini tidak perlu khawatir. kamu bisa membuka tabungan online secara digital tanpa ribet dan tanpa perlu datang ke kantor cabang. Dengan tabungan digital, kamu dapat menikmati berbagai kemudahan seperti tabungan tanpa biaya admin, tabungan tanpa setoran awal, serta pengelolaan keuangan langsung dari aplikasi.
Solusi tabungan online ini sangat cocok bagi kamu yang ingin mulai mengatur THR, menabung, hingga mempersiapkan investasi secara praktis dan aman.
Buka tabungan online via SimobiPlus sekarang juga!
Date Create : 18/02/2026Maksimum nilai simpanan yang dijamin LPS
per Nasabah per bank adalah Rp2 miliar.
Untuk mengetahui tingkat suku bunga penjaminan LPS dapat dilihat di sini
© 2018 PT. Bank Sinarmas Tbk.