ARTIKEL

Tips THR Tak Cepat Habis: Mulai Transfer Uang dengan BI Fast!

Tips THR Tak Cepat Habis: Mulai Transfer Uang dengan BI Fast!

 

Menjelang hari raya, beragam kebutuhan akan bertambah. Kondisi ini bisa mempengaruhi jumlah Tunjangan Hari Raya (THR) kamu jika tidak dikelola dengan cermat. Apalagi jika THR habis cuma buat pengeluaran konsumtif, bukan dialokasikan untuk keperluan lain yang lebih bermanfaat di masa depan. Berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan supaya THR nggak cepat habis.

1. Tabung Sebagian THR di Awal

Ketika kamu dapat THR dari kantor, jangan lupa tabung sebagian uangnya supaya nggak terpakai semua buat keperluan yang kurang penting. Menurut Johanna Gani, CEO Grant Thornton Indonesia via CNBC Indonesia, sebaiknya tunjangan ditabung di awal, saat THR baru diterima.

Dengan menabung di awal, kamu bisa memisahkan antara dana tabungan dan dana untuk keperluan sehari-hari. Jadi, keduanya nggak tercampur dan terpakai. Mau lebih cuan dengan menabung?

Buka Tabungan Online Bank Sinarmas dan raih hadiah total Rp120 ribu. Untuk mendapatkannya, setor minimal Rp300 ribu dan endapkan saldo selama 14 hari. Dapatkan e-voucher Rp100 ribu Tokopedia dan kupon cashback senilai total Rp20 ribu saat top up/bayar tagihan.

2. Tabung Sebagian di Deposito Online

Menyimpan sebagian THR di deposito online merupakan langkah bijak yang harus kamu coba kalau mau THR nggak cepat habis. Bisa dibilang, deposito adalah investasi minim risiko yang aman bagi siapa pun. Justru, dana yang ditabung bertambah karena ada bunga yang didapat. Seperti Deposito Online Bank Sinarmas yang memberikan bunga 3,75% hingga 4,5% p.a..

Setiap bank menentukan penempatan dana minimal jika mau buka deposito, umumnya mulai dari Rp1 juta, tapi ada juga yang lebih rendah, seperti Bank Sinarmas dimana kamu bisa mulai penempatan dari Rp500 ribu.

3. Batasi Keinginan Belanja Online

Keinginan belanja ini-itu pakai uang THR memang terasa sulit dibendung, apalagi biasanya ada diskon edisi Ramadan di e-commerce. Jika tidak dicegah, THR kamu bisa lenyap dalam sekejap. Untuk menyiasatinya, segera pisahkan uang untuk belanja dan uang untuk ditabung. Lakukan ini sesegera mungkin setelah THR turun. 

4. Alokasikan Sebagian untuk Zakat dan Sedekah

Di bulan Ramadan, tentunya kamu ingin menuai pahala. Selain beribadah dengan sungguh-sungguh, jangan lupakan juga bersedekah dan bayar zakat fitrah menjelang Lebaran. Oleh sebab itu, pastikan kamu menyisihkan penghasilan dan THR buat kewajiban ini ya.

Kini semua keperluan finansial kamu bisa dibantu dengan aplikasi mobile banking. Mulai dari bayar tagihan online hingga urusan bayar zakat. Di SimobiPlus contohnya, kamu bisa bayar zakat ke lembaga zakat melalui menu Pay/Top Up.

5. Buat Daftar Pengeluaran Penting

Membuat daftar pengeluaran untuk keperluan penting bisa membantu kamu menyisihkan uang untuk keperluan sehari-hari atau dana darurat. Jadi, jangan sampai uang THR-mu habis untuk hal-hal yang tidak terlalu penting.

Misalnya, Lebaran tahun ini kamu akan mudik. Selain kebutuhan sehari-hari, masukkan juga pengeluaran untuk bayar tiket transportasi atau biaya perjalanan jika mudik menggunakan kendaraan pribadi. Tulis daftar hingga ke detail yang berhubungan, termasuk juga tarif tol, bensin, dan jajan cemilan buat di perjalanan.

6. Review Pengeluaran Lebaran dari Tahun ke Tahun

Salah satu tips mengelola THR yang sering dilupakan adalah meninjau pengeluaran Ramadan dan Lebaran setiap tahun. Padahal, ini bisa membantu kamu memprediksi sekaligus mempersiapkan dana untuk Lebaran tahun depan dengan menyisihkan nilai tertentu setiap bulan.

Misalnya, dana mudik, dana belanja bahan masakan Lebaran, dana bagi-bagi angpao ke ponakan, dan sebagainya. Kamu juga bisa menyortir ulang mana pengeluaran yang bisa dikurangi dalam perencanaan THR tahun ini atau tahun depan.

Nah, jika kamu masih punya catatan pengeluaran Lebaran tahun kemarin, kamu bisa gunakan untuk menentukan budget tahun ini.

7. Sisihkan untuk Dana Darurat

Tips yang nggak kalah penting, selalu ingat untuk menyisakan penghasilan dan THR ke pos dana darurat. Kamu bisa alokasikan 20-30% dari THR kalau memungkinkan, tapi porsi ini bisa beragam tergantung pendapatan. Ingat bahwa kamu nggak akan pernah tahu kapan butuh dana cepat ketika mengalami musibah.

Selain menabung dana darurat di bank, kamu juga bisa coba investasikan sebagian uang THR ke instrumen investasi, seperti reksadana, emas, saham, dan sebagainya. Saat nilainya naik, kamu akan dapat imbal hasil yang bermanfaat buat masa depan.

8. Lunasi Utang

Dana THR juga bisa digunakan untuk membantu melunasi utang atau mencicil kredit yang kamu punya. Namun, pastikan jangan ada utang baru jika mau keuangan aman setelah Lebaran.

 

Perlu Kirim Dana? Pilih Metode Transfer BI Fast yang Bikin Hemat

Selain cermat mengalokasikan THR biar nggak boros, kamu juga perlu memilih metode transfer antar bank. Pilihlah metode BI Fast saat perlu transfer uang ke bank lain, misalnya untuk kirim THR ke orang tua. Atau, transfer THR ke keponakan atau saudara lain jika kamu nggak bisa mudik tahun ini.

Apa itu fitur BI Fast? Fitur ini merupakan metode transfer online terbaru yang memungkinan kamu mengirim uang kapan saja selama 24 jam dengan biaya admin antar bank yang lebih murah, yakni Rp2.500 per transaksi.

Layanan ini sudah bisa digunakan melalui berbagai aplikasi BI Fast bank-bank yang sudah bergabung menjadi peserta BI-Fast. Salah satunya, Bank Sinarmas.

Asyiknya, melalui BI Fast Bank Sinarmas, biaya admin transfer antar bank bisa gratis. Selain itu, kamu juga akan merasakan beberapa benefit lain, seperti bisa transfer dana mulai dari Rp1.000.

Cara menggunakan BI Fast pada dasarnya sama dengan transfer dana biasa. Kamu bisa mentransfer ke nomor rekening penerima, tapi asyiknya juga bisa transfer dengan menggunakan nomor HP atau e-mail sebagai pengganti nomor rekening.

Supaya bisa kirim dana ke nomor ponsel atau e-mail, sebelumnya pastikan dulu penerima sudah mengatur alamat proxy (alamat e-mail atau nomor HP) di aplikasi banknya. Begitu juga sebaliknya, jika kamu yang akan terima uang, pastikan kamu sudah atur proxy address di aplikasi mobile banking kamu.

Untuk mengatur alamat proxy kamu di SimobiPlus, ikuti langkah ini:

  • Masuk ke menu Profile, lalu pilih Manage BI Fast.
  • Pilih Add Proxy Address.
  • Pilih tipe alamat (e-mail/no. HP).
  • Pilih tipe rekening Bank Sinarmas yang akan disambungkan dengan alamat proxy.
  • Pastikan data yang diisi benar, lalu klik CONFIRM.
  • Masukkan EasyPIN untuk menyelesaikan penambahan.

Kamu bisa menambahkan atau mengubah alamat proxy di menu yang sama (Profile > Manage BI Fast). Lihat langkah-langkah lengkapnya di sini.

Nah, kalau sudah atur proxy address, selanjutnya nikmati gratis biaya transfer via mobile banking SimobiPlus dengan cara berikut:

  • Buka SimobiPlus dan pilih menu Transfer > Transfer Domestik.
  • Pilih jenis tujuan transfer (rekening/no. HP/e-mail).
  • Masukkan nominal transfer dan sumber dana.
  • Pilih metode Transfer BI Fast.
  • Masukkan kode SMS token.
  • Transfer berhasil.

Mudah kan? Ayo download SimobiPlus sekarang untuk nikmati kemudahan transfer uang dengan BI Fast dan dapatkan hadiah buka Tabungan Online Bank Sinarmas.

 

 

Bagikan          
Kantor Pusat Sinar Mas Land Plaza
Jl. M.H Thamrin kav 51,
Menara 1, Lantai 1 & 2,
Jakarta 10350 - Indonesia
Bank Sinarmas CARE 1500153
(021) 501 88888
Media Sosial Kami                         
PT. Bank Sinarmas Tbk. berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Link
Sinarmas Asset Management Terbaik Investasi Reksadana
Sinarmas Sekuritas Terbaik Online Trading Investasi Saham
Bank Nano Syariah


© 2018 PT. Bank Sinarmas Tbk.

×
Butuh Bantuan?
Staff kami selalu siap membantu
Livechat
Bank Sinarmas CARE