Olahraga lari menjadi salah satu aktivitas fisik yang semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. Selain mudah dilakukan, lari juga tidak memerlukan peralatan yang rumit sehingga dapat dilakukan oleh siapa saja, baik pemula maupun atlet profesional. Banyak orang mulai menjadikan lari sebagai bagian dari gaya hidup sehat untuk menjaga kebugaran tubuh.
Namun, ketika mulai mendalami dunia lari, kamu mungkin akan menemukan berbagai istilah yang sering digunakan oleh para pelari. Istilah-istilah ini biasanya berkaitan dengan teknik berlari, jenis latihan, hingga kondisi tubuh saat berolahraga. Bagi pemula, istilah tersebut mungkin terdengar asing sehingga penting untuk memahaminya agar tidak bingung saat mengikuti latihan atau komunitas lari. Berikut ini adalah 10 istilah dalam dunia lari yang wajib kamu tahu.
Istilah ini merujuk pada kecepatan rata-rata pelari untuk menempuh satu kilometer.
Biasanya pace ditulis dalam format menit per kilometer, misalnya 6:00/km yang berarti pelari membutuhkan waktu 6 menit untuk menempuh jarak 1 kilometer. Semakin kecil angka pace, maka semakin cepat kecepatan lari seseorang.
Warm up atau pemanasan adalah aktivitas yang dilakukan sebelum mulai berlari. Tujuannya adalah untuk mempersiapkan otot dan tubuh agar siap melakukan aktivitas fisik yang lebih intens. Pemanasan dapat berupa peregangan ringan, jogging santai, atau gerakan mobilitas agar risiko cedera saat berlari dapat diminimalkan.
Cool down adalah kebalikan dari pemanasan. Istilah ini merujuk pada proses pendinginan setelah selesai berlari.
Biasanya dilakukan dengan berjalan santai atau melakukan peregangan ringan untuk membantu menormalkan detak jantung serta mengurangi ketegangan otot setelah berolahraga.
Long run adalah sesi latihan lari dengan jarak yang lebih panjang dibandingkan latihan biasa. Latihan ini sering dilakukan oleh pelari yang sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba lari seperti 10K, half marathon, atau marathon. Long run membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan kemampuan berlari dalam jarak jauh.
Interval training merupakan metode latihan yang dilakukan dengan menggabungkan lari cepat dan lari lambat secara bergantian.
Contohnya adalah berlari cepat selama satu menit, kemudian diikuti dengan jogging ringan selama dua menit. Latihan ini bermanfaat untuk meningkatkan kecepatan, kekuatan, serta daya tahan kardiovaskular.
Baca juga artikel menarik lainnya: Cara Menghitung Pace Lari dengan Mudah untuk Pemula dan Pelari Aktif
Personal Best atau sering disingkat PB adalah catatan waktu terbaik yang pernah dicapai oleh seorang pelari dalam menempuh jarak tertentu.
Misalnya, jika kamu pernah menyelesaikan lomba 5 kilometer dalam waktu 30 menit, maka waktu tersebut menjadi personal best kamu untuk jarak 5K. Banyak pelari yang menjadikan PB sebagai motivasi untuk terus meningkatkan performa.
Recovery run adalah sesi lari dengan intensitas rendah yang biasanya dilakukan setelah latihan berat atau lomba. Tujuannya adalah untuk membantu tubuh pulih dari kelelahan serta menjaga konsistensi latihan.
Meskipun dilakukan dengan tempo yang lebih santai, recovery run tetap bermanfaat untuk menjaga kebugaran tubuh.
Cadence adalah jumlah langkah kaki yang diambil oleh pelari dalam satu menit. Cadence sering digunakan untuk mengukur efisiensi teknik berlari. Cadence yang baik dapat membantu pelari mengurangi risiko cedera serta meningkatkan efisiensi gerakan saat berlari.
Hydration merujuk pada kondisi tubuh yang terhidrasi dengan baik selama berlari. Ketika melakukan aktivitas fisik, tubuh akan kehilangan cairan melalui keringat sehingga penting untuk menjaga asupan air yang cukup. Banyak pelari yang membawa botol minum atau memanfaatkan water station saat mengikuti lomba lari jarak jauh.
Finisher adalah istilah yang digunakan untuk menyebut pelari yang berhasil menyelesaikan sebuah lomba lari hingga garis finish.
Dalam berbagai ajang lomba lari, status finisher sering menjadi kebanggaan tersendiri bagi para peserta karena menandakan bahwa mereka mampu menyelesaikan tantangan yang diikuti.
Dunia lari memiliki banyak istilah yang digunakan oleh para pelari untuk menggambarkan berbagai aspek dalam olahraga ini. Memahami istilah-istilah seperti pace, interval training, personal best, hingga long run dapat membantu kamu lebih mudah mengikuti latihan maupun berkomunikasi dengan komunitas lari.
Bagi pemula, mengenal istilah dalam dunia lari juga dapat meningkatkan pemahaman tentang teknik latihan yang benar. Dengan pengetahuan tersebut, kamu dapat berlari dengan lebih nyaman, aman, serta menikmati setiap proses dalam perjalanan menjadi pelari yang lebih baik.
Agar aktivitas harian, termasuk olahraga dan pengelolaan keuangan, tetap berjalan lancar, kamu juga membutuhkan solusi digital yang praktis dalam satu genggaman. Melalui aplikasi SimobiPlus dari Bank Sinarmas, kamu bisa melakukan berbagai transaksi dengan mudah, mulai dari transfer, pembayaran tagihan, top up e-wallet, hingga mengelola kebutuhan finansial kapan saja dan di mana saja.
Dirancang untuk gaya hidup modern yang serba cepat, SimobiPlus memberikan pengalaman perbankan yang aman, nyaman, dan efisien. Jadi setelah selesai berlari atau beraktivitas, semua kebutuhan finansialmu tetap bisa diatur dengan praktis langsung dari smartphone.
📲 Yuk, rasakan kemudahan transaksi digital yang senyaman itu. Download SimobiPlus sekarang juga melalui link berikut.
Date Create : 06/04/2026
Maksimum nilai simpanan yang dijamin LPS
per Nasabah per bank adalah Rp2 miliar.
Untuk mengetahui tingkat suku bunga penjaminan LPS dapat dilihat di sini
© 2018 PT. Bank Sinarmas Tbk.